Sabtu, 13 Jun 2026 16:47 WIB

Bakal Ada Rekayasa Lalu Lintas di Surabaya untuk Perjalanan Pemain Piala AFC U20

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Sep 2022 08:11 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti.

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan simulasi persiapan jelang pertandingan Piala AFC U-20 2023 di Gelora Bung Tomo (GBT).

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti mengatakan, salah satu simulasi yang dilakukan, yakni menggelar penjemputan Timnas Vietnam, Timor Leste, dan Hongkong.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Wiwiek menjelaskan, simulasi tersebut guna menghitung rentang waktu tiga timnas itu untuk tiba di tempat penginapan.

"Kemarin juga dilakukan simulasi penjemputan di bandara sampai ke hotel. Jarak-jarak yang harus diperhatikan,"kata Wiwiek Jumat (9/9/2022).

Pemkot Surabaya juga memperhatikan waktu yang berpotensi menghambat laju bus para pemain saat akan menuju lokasi pertandingan di GBT, fasilitas latihan, dan penginapan.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

"Jam-jam sibuknya juga harus diperhatikan. Hal-hal semacam itu yang sekarang kami sedang mengumpulkan fakta-faktanya," terangnya. Tempat penginapan dan latihan itu akan disimulasi dengan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut Wiwiek menjelaskan, pihaknya akan berupaya mempercepat perjalanan agar para pemain dapat tepat waktu tiba di Stadion. Bus yang mengangkut para pemain dari penginapan menuju stadion tidak boleh lebih dari 30 menit.

"Di situ pasti ada aturan-aturan, salah satunya menggunakan patwal, sehingga tidak memakan waktu diatas 30 menit," ujarnya.

Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih

Pemkot juga melakukan skema rekayasa lalu lintas apabila terjadi kemacetan di salah satu jalan yang dilalui oleh bus pemain.

"Begitu macet ini terlalu panjang, disitulah akan dilakukan rekayasa lalulintas," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.