Sabtu, 05 Sep 2026 05:18 WIB

GNPK Jatim Pastikan Pengelolaan Pasar Semolowaru Surabaya Sudah Sesuai Aturan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Sep 2022 07:39 WIB
Ketua bidang pengaduan masyarakat DPP GNPK Jatim Miko Saleh saat mengunjungi Pasar Semolowaru Surabaya
Ketua bidang pengaduan masyarakat DPP GNPK Jatim Miko Saleh saat mengunjungi Pasar Semolowaru Surabaya

selalu.id - DPP Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jatim menanggapi pemberitaan mengenai persoalan pengelolaan pasar Semolowaru Surabaya. Disebutkan masalah kelola pasar tersebut sudah selesai dan telah ditangani JPN (Jaksa Pengacara Negara) termasuk terkait biaya sewa oleh Koperasi Semolowaru Dadi Rukun (KSDR) sebagai pihak pengelola.

Ketua bidang pengaduan masyarakat DPP GNPK Jatim Miko Saleh menjelaskan, Pemkot Surabaya dengan JPN sudah berkomitmen dan telah memberikan resume mengenai pengelolaan pasar oleh KSDR dan telah memenuhi persyaratan sebagai kewajibannya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Yaitu seperti hasil resume JPN, jadi masalah ini KSDR sudah membayar keseluruhannya sesuai administrasi yang mana telah ditentukan oleh pihak JPN. Jadi pembayarannya sudah lunas, baik sewa maupun pajak-pajaknya," kata Miko Saleh setelah mengunjungi pedagang pasar Semolowaru bersama pengurus KSDR, kemarin, Senin (5/9/2022).

Miko menambahkan, KSDR telah membayar sisa pengelolaan pasar Semolowaru sebesar Rp. 463 Juta dari total biaya sewa sekitar Rp. 850 juta untuk pengelolaan selama lima tahun.

"Di sini sudah jelas-jelas sudah terbayar dan sah bahwa penunjukkan adalah pihak KSDR yaitu Koperasi Semolowaru Dadi Rukun, tidak ada istilah untuk mempermasalahkan hal ini untuk jadi persoalan karena apa! Ini sudah sesuai dengan ranah hukum yang ada, siapa pun tidak bisa mengintervensi walaupun sebagai pemangku wilayah yang ada di sini," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

GNPK Jatim memastikan bahwa pengelolaan pasar Semolowaru oleh KSDR sebagai upaya menyelamatkan aset Pemerintah Kota Surabaya yang pengawasannya dilakukan pemangku kebijakan wilayah setempat dalam hal ini adalah Camat dan Lurah, sedangkan Wali Kota yang bertugas mengambil kebijakan untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Yang mengambil kebijakan adalah Pak Wali Kota bukan lagi di bawah naungan pak Wali Kota yang bisa menyimpulkan masalah ini, jadi mereka semua adalah sebagai pengawas untuk mengamankan pasar tersebut," tegas Miko Saleh.

DPP GNPK Jatim mendukung Wali Kota Eri Cahyadi menyelesaikan masalah pasar Semolowaru namun sayangnya mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut mendapatkan data yang kurang pas dari pihak lain.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"GNPK Jatim berjanji stop ruang gerak korupsi dan menyelamatkan aset negara serta PAD Surabaya," tambah Miko.

Sebelumnya, diberitakan oleh salah satu media online mengenai Koperasi Dadi Rukun bermasalah dan tak layak kelola pasar Semolowaru, dan Eri dalam berita tersebut menyebutkan ada masalah hukum yang menjerat Koperasi Dadi Rukun (KDR). Padahal selama lima tahun terakhir pasar Semolowaru dikelola oleh KSDR bukan KDR dan ini telah disepakati oleh JPN. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.