Sabtu, 07 Nov 2026 03:20 WIB

Harga Telur Ayam di Surabaya Merangkak Naik, Wali Kota Eri Turun Tangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Agu 2022 13:04 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat sidak di salah satu pasar tradisional
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat sidak di salah satu pasar tradisional

selalu.id - Setelah beberapa harga bahan pokok berhasil turun, kini giliran harga telur ayam yang merangkak naik di Surabaya. Tercatat kenaikan sebesar 3-4 ribu rupiah perkilo.

Harga semula telur ayam di Surabaya berkisar antara Rp 27-28 ribu perkilo. Saat ini naik menjadi Rp 31-32 ribu perkilonya.

Baca Juga: Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

"Sepertinya ini (kenaikan) tertinggi, tetapi saya sudah meminta Kepala Dinas Dinkopdag melakukan pengecekan. Sehingga kita menggelar Operasi Pasar seperti biasanya," kata Wali Kota Eri Cahyadi Cahyadi, Kamis (25/8/2022).

Eri Cahyadi menjelaskan, Operasi Pasar tersebut digelar untuk mencari penyebab lonjakan harga telur maupun bahan pokok yang lainnya.

"Agar tidak ada harga naik atau ketinggian. Kita cari penyebabnya dan indikasinya, kenapa kok tiba-tiba naik secara mendadak begini," jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, kenaikan harga telur disebabkan karena suplay berasal distributor yang berbeda.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Sehingga, harga telur dari distributor berbeda itu membuat harga telur yang sampai ke konsumen lebih tinggi.

"Analisis kami, mereka ngambilnya (telur) dari distributor yang berbeda, jadi harganya lebih panjang," kata Yos

Kata dia, sejauh ini stok telur ayam di Surabaya cukup aman. Pihaknya akan bekerjasama dengan berbagai pihak dan sejumlah daerah untuk membantu menyuplay telur di Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

"Yang jelas kita minta ke daerah lain bekerja sama dengan dinas pertanian untuk bantu suplay," ungkap Yos.

Ia menambahkan, jika dalam kondisi harga telur naik seperti ini, akan dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk menjual telur kualitas rendah dengan harga murah. Untuk itu, Dinkopdag akan melakukan pengecekan di pasar. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.