Senin, 02 Feb 2026 18:33 WIB

Blusukan di Madura, Mensos Risma Renovasi Rumah Lansia dengan 4 Anak Disabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Agu 2022 16:55 WIB
Mensos Risma saat mengunjungi warga Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Madura
Mensos Risma saat mengunjungi warga Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Madura

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi warga Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Madura, Sabtu (6/8/2022). Kedatangan Mensos tersebut untuk menyerahkan bantuan kepada warga di sana.

Mensos Risma menemui salah satu lansia warga Desa Klapayan, Tipatma (64). Mensos Risma menyampaikan akan memperbaiki lansia 3 anak tersebut.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

"Rumahnya akan kami perbaiki ya, Bu. Nanti gotong royong dengan warga perbaikinya,” kata Mensos Risma kepada Tipatma.

"Mator sakalangkong (terima kasih), Bu Menteri," kata Tipatma.

Mensos menyampaikan itu setelah datang ke Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, melihat langsung kediaman Tipatma seluas 3x6 meter dengan dinding  gedek (bilik bambu) dan beralaskan tanah.

Dihadapan Tipatma, Mensos minta Kepala Sentra Margolaras Pati Jiwaningsih segera berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk menghitung kebutuhan anggaran renovasi rumah.

Seperti diketahui, Tipatma hidup brsama 3 anak dan 1 cucunya  yang disabilitas di gedek (bilik bambu) dan beralaskan tanah berukuran 3 x 6 meter.

Sejak anak-anaknya kecil, rumahnya tidak banyak perubahan, bahkan masak masih menggunakan tungku kayu. Tidurpun hanya beralaskan tikar dan ranjang yang terbuat dari bambu.

Sebagai orang tua, Tipatma amat menyayangi anak-anaknya bagaimanapun kondisinya.

"Saya ikhlas merawat mereka, dari kecil sampai dewasa sekarang, bahkan saya rawat juga cucu saya," katanya.

Ia juga mengaku tidak takut menghadapi berbagai kesulitan ini. Ia yakin selalu ada rezeki.

Baca Juga: Kapal Tongkang Kandas di Periaran Gili Iyang Sumenep, Minyak Tumpah Cemari Laut

"Allah pasti kasih rezeki, walau sedikit harus bersyukur," ucapnya.

Tipatma merawat 4 anggota keluarganya yang merupakan penyandang disabilitas. 3 anak perempuannya yaitu, Tijeh (47 tahun), Kulsum (34 tahun) dan Toyyibeh (32 tahun) sejak usia 1 tahun mengalami disabilitas rungu wicara.

Sedangkan 1 cucu dari Tipatma yang merupakan anak Tijeh, Musarrofah (30 tahun) sejak kecil mengalami celebral palsy.

Tipatma sehari-hari bekerja menggembala sapi miliknya dan bertani. Untuk makan sehari-hari, ia biasa dibantu oleh saudara dan tetangga sekitarnya. Suami telah lama meninggal dunia.

Mendengar kabar ini, Mensos memerintahkan jajarannya memberikan apresiasi, semangat dan bantuan kepada Tipatma yang sudah ikhlas mengasuh dan membesarkan anak dan cucunya yang mengalami disabilitas.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Selain akan merenovasi rumah Tipatma, Mensos juga menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai total Rp. 23.750.000.

Bantuan berupa isi hunian rumah, sembako, nutrisi kesehatan, bantuan permakanan, bantuan kewirausahaan berupa 1 ekor sapi betina, benih padi, benih jagung dan alat pertanian untuk usaha peternakan dan pertanian.

Tipatma juga diakseskan untuk perekaman E-KTP dan KK. Kemudian didaftarkan ke DTKS agar mendapatkan bantuan BPNT, PKH dan PBI.

Mensos Risma juga mengarahkan untuk membelikan tempat tidur elektrik agar mudah diatur demi kenyamanan cucu Tipatma.

Pada kunjungan ini, Mensos Risma didampingi Anggota Komisi VIII DPR RI R. Imron Amin, Wakil Bupati Bangkalan Mohni, Sekda Bangkalan Taufan Zairinsjah,  dan Direktur Jaminan Sosial Heri Kris Sritanto. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.