Selasa, 21 Jul 2026 18:57 WIB

Sadis! Begini Cara Membunuh Anjing di Rumah Jagal yang Digerebek di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Agu 2022 00:25 WIB
Suasana penggerebekan rumah jagal anjing di Surabaya
Suasana penggerebekan rumah jagal anjing di Surabaya

selalu.id - Rumah jagal anjing yang digrebek oleh komunitas hewan di Jalan Prapen IV no 34 di Surabaya, ternyata telah beroperasi puluhan tahun. Selain menjagal, pemilik langsung mengolah daging anjing tersebut jadi masakan.

Founder dan Leader Animals Hope Shelter Indonesia, Christian Joshua Pale juga mengungkapkan, bahwa masakan berbahan daging anjing tersebut ternyata laris dan diburu pembeli.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Jadi anjing dipotong lalu diolah menjadi masakan. Parahnya, olahan daging anjing tersebut laris manis dibeli oleh konsumen," kata Joshua, Minggu (31/7/2022).

Joshua menceritakan, cara pelaku membunuh anjing-anjing itu sadis yakni dengan memukul kepala anjing hingga pingsan atau mati. Kemudian anjing tersebut digantung dan dibakar sampai bulunya rontok.

"Anjing-anjing diikat dan dipukul kepalanya, lalu dibakar hingga bulunya rontok," ungkapnya.

Setelah anjing tersebut mati, lanjut Joshua, kemudian dipotong menjadi beberapa bagian dan diolah menjadi masakan.

"Dijual dalam bentuk makanan olahan. Dijual seharga Rp 80 ribu perkilo," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Joshua mejelaskan, rumah jagal tersebut memiliki dua lantai. Khusus lantai atas untuk mengeksekusi hingga siap masak.

"Mereka (pelaku) dapat anjing dari pemasok. Untuk bawa anjing hidupnya dan mereka yang jagal. Mereka disekap di lantai dua," katanya.

Joshua menyesalkan bahwa masyarakat sekitar kawasan itu tidak menolak kehadiran rumah jagal anjing tersebut.

"Justru saya tanya dari warga. Bahkan warga menginformasikan kalau mau cari daging anjing bisa di rumah tersebut," terangnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Ia menambahkan, masakan daging anjing tersebut cukup laris dengan konsumen tetap yang sudah berdagang puluhan tahun.

Atas kejadian tersebut, Joshua melaporkan kepada Polrestabes dengan Nomor LP/B/862 /VII/2022/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

"Saat melakukan penggerebekan, ada dua orang adik kakak yang diduga sebagai penjagal anjing dan langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Untuk anjing-anjing yang masih hidup langsung kami evakuasi," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.