Selasa, 20 Okt 2026 03:50 WIB

Data Positif Covid-19 Naik, Gubernur Khofifah: Kedisiplinan Masyarakat Menurun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Jun 2020 03:17 WIB

Surabaya (Selalu.id) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini rasio penularan atau rate of transmission (RT) Covid-19 di Jatim mencapai angka 1,32. Dari angka penyebaran pasien positif, tercatat 49,6 persen dari wilayah Kota Surabaya. Sedangkan Surabaya Raya menyumbang 59,8 persen.

"Tingginya rate of transmission ini terjadi karena tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan menurun ketimbang pada saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) beberapa waktu lalu," kata Khofifah saat menerima pimpinan DPRD Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (13/6/2020) malam.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

"Data tadi menunjukkan kita naik lagi, secara regional provinsi RT kita sempat 0,86 ini pada 9 Juni kemarin. Berarti ini hari pertama keluar dari PSBB Surabaya Raya. Per hari ini ternyata kita naik lagi, hari ini rate of transmission kita naik menjadi 1,32,” jelasnya.

Ia mengaku sebelumnya sempat ada rasa optimistis beberapa waktu lalu saat pertengahan PSBB tahap II karena RT di Surabaya Raya pernah di bawah 1.

"Dalam rentang waktu tanggal 21-26 Juni lalu RT Kota Surabaya sudah di bawah 1. Lalu Sidoarjo selama delapan hari mulai 20-27 RT di bawah 1, dan enam hari berturut Gresik juga di bawah 1," ungkapnya.

Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan angka RT di Jatim meningkat. Mulai dari faktor penularan virus yang sangat mudah dan cepat melalui cairan atau droplet, lalu masa kontagius penularan, dan sejauh mana virus ini menular.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

“Makanya ketika PSBB mereka dibatasi, tapi ternyata setelah dilonggarkan agak lepas. Warga bebas kemana-mana sehingga RT kita naik. Untuk itu, masyarakat harus betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan. Seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing, rajin cuci tangan, dan jaga imunitas," ujar Kohar.

Pakar Epidemologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, dr Windhu Purnomo mengatakan, saat ini attack rate Covid-19 di Surabaya lebih tinggi dari nasional yakni 107,6 per 100 ribu penduduk. Artinya, di antara 100 ribu penduduk ada sekitar 108 yang terpapar Covid-19.

Dengan angka tersebut, kata dia, harus ada aturan yang lebih ketat apabila ingin menekan penyebaran di tengah masa transisi seperti saat ini. Namun, lanjut dia, Surabaya ternyata jauh dari harapannya karena tidak memberi sanksi yang tegas dan membuat orang beraktivitas biasa tanpa protokol kesehatan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

“Surabaya makin meningkat, maka makin berbahaya dan berisiko tinggi, sekarang attack rate 107,6 per 100 ribu kan jadi makin bahaya. Gimana cul-culan Surabaya sekarang merasa sudah gak ada apa-apa, seperti merasa gak ada Covid-19. Seperti jaman dulu, kafe, warung, kedai kopi banyak orang. Bahkan yang bermasker sangat menyedihkan, hampir gak ada yang bermasker,” sesalnya.

Untuk dapat menekan attack rate, ia kembali menegaskan agar masyarakat bisa lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Jika masyarakat disiplin dengan protokol kesehatan Covid-19 dan pemerintah kota tegas untuk menangani ini, maka penyebaran yang lebih tinggi dari sebelumnya bisa dihindari," tandasnya. (Jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).