Selasa, 20 Okt 2026 05:48 WIB

Raih Penghargaan CSR Internasional, Bukti Komitmen PJB Tumbuh Bersama Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 23:03 WIB
Pembangkitan Jawa-Bali
Pembangkitan Jawa-Bali

selalu.id - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) berhasil meraih penghargaan internasional, Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) atas program binaan CSR PLTU Rembang, Komunitas Wanita Berdaya Tani.

Penganugerahan tersebut dilakukan pada 21 Juli 2022 melalui daring. Prestasi ini adalah kali keenam bagi PJB setelah 5 tahun sebelumnya PJB mendapatkan penghargaan yang sama secara berturut-turut.

Baca Juga: Kembali Dipercaya Investor, SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026

Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) diselenggarakan oleh lembaga internasional Enterprise Asia untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi perusahaan-perusahaan terbaik dan kompetitif di Asia yang telah menerapkan praktek bisnis yang berkelanjutan dan bertanggungjawab.

Penghargaan ini dibagi dalam 7 kategori, antara lain adalah Green Leadership, Investment in People, Health Promotion, Social Empowerment, Corporate Governance, Circular Economy Leadership and Responsible Business Leadership.

Tahapan seleksi program dan administrasi dilakukan sejak bulan April lalu. PT PJB mendapatkan kesempatan untuk presentasi program dan wawancara secara daring bersama dengan juri (audit interview) dari berbagai negara pada tanggal 2 Juni 2022.

Tahapan ini dilakukan untuk menggali lebih dalam dan mendapatkan gambaran yang utuh serta menilai dampak dan signifikansinya bagi perusahaan dan masyarakat atas program yang diajukan.

Melalui seleksi dan penilaian atas kelayakan program, PJB PLTU Rembang berhasil menjuarai AREA tahun 2022 dalam kategori Social Empowerment.

Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyampaikan bahwa keberhasilan PJB meraih penghargaan ini menjadi bukti perusahaan memiliki kepedulian yang tinggi tak terkecuali dalam kewajiban dan tanggung jawab sosial.

"AREA merupakan salah satu penghargaan CSR bergengsi di tingkat International dengan penilaian atas perusahaan yang memiliki program CSR yang inovatif," ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset 1 Triliun

"Penghargaan ini memberikan motivasi kepada PT PJB untuk terus melakukan inovasi dalam berbagai program CSR yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasi di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Berdasarkan data Gender Development Index (GDI) yang diterbitkan oleh United Nation Development Program (UNDP), pada tahun 2020, indeks GDI Indonesia berada pada level 0,940. Nilai ini menunjukkan bahwa angka ketimpangan gender masih cukup tinggi di Indonesia.

Program CSR Wanita Berdaya Tani ini menjadi program pemberdayaan sosial yang dibentuk sebagai sarana kepedulian PT PJB terhadap perempuan sekaligus memutus stigma ketimpangan gender, bahwa tugas perempuan hanyalah rumah tangga.

Tujuan lain dari program ini adalah untuk ikut melestarikan lingkungan dengan menerapkan program pengurangan sampah makanan yang merupakan salah satu prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia (RJPMN) di 2020-2024. Memberikan solusi penyelesaian permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Rembang, dimana 38% sampahnya merupakan sampah makanan.

Baca Juga: Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Tujuan program ini juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan peluang usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Program ini terbukti memiliki dampak sosial yang tinggi. Pasalnya, selain dapat merubah pola pikir masyarakat serta kebiasaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini juga berdampak ekonomi bagi ibu-ibu desa sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Program ini tentunya tidak hanya berhasil memberdayakan perempuan tetapi sekaligus juga memberikan berbagai solusi bagi lingkungan sekitar. Di bidang lingkungan, melalui program ini telah berhasil mengurangi 133,3 kilogram sampah makanan hingga April 2022," pungkas Gong Matua Hasibuan.

Dengan munculnya perempuan-perempuan berdaya serta kompetensi hebat. Arah program PJB di masa depan adalah meningkatkan kemandirian kelompok dan meningkatkan sistem manajemen pengetahuan dengan mengembangkan pusat-pusat studi, sehingga proses diseminasi dan replikasi dapat tersampaikan ke lebih banyak orang. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).