Selasa, 21 Jul 2026 20:11 WIB

Raih Penghargaan CSR Internasional, Bukti Komitmen PJB Tumbuh Bersama Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 23:03 WIB
Pembangkitan Jawa-Bali
Pembangkitan Jawa-Bali

selalu.id - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) berhasil meraih penghargaan internasional, Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) atas program binaan CSR PLTU Rembang, Komunitas Wanita Berdaya Tani.

Penganugerahan tersebut dilakukan pada 21 Juli 2022 melalui daring. Prestasi ini adalah kali keenam bagi PJB setelah 5 tahun sebelumnya PJB mendapatkan penghargaan yang sama secara berturut-turut.

Baca Juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) diselenggarakan oleh lembaga internasional Enterprise Asia untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi perusahaan-perusahaan terbaik dan kompetitif di Asia yang telah menerapkan praktek bisnis yang berkelanjutan dan bertanggungjawab.

Penghargaan ini dibagi dalam 7 kategori, antara lain adalah Green Leadership, Investment in People, Health Promotion, Social Empowerment, Corporate Governance, Circular Economy Leadership and Responsible Business Leadership.

Tahapan seleksi program dan administrasi dilakukan sejak bulan April lalu. PT PJB mendapatkan kesempatan untuk presentasi program dan wawancara secara daring bersama dengan juri (audit interview) dari berbagai negara pada tanggal 2 Juni 2022.

Tahapan ini dilakukan untuk menggali lebih dalam dan mendapatkan gambaran yang utuh serta menilai dampak dan signifikansinya bagi perusahaan dan masyarakat atas program yang diajukan.

Melalui seleksi dan penilaian atas kelayakan program, PJB PLTU Rembang berhasil menjuarai AREA tahun 2022 dalam kategori Social Empowerment.

Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyampaikan bahwa keberhasilan PJB meraih penghargaan ini menjadi bukti perusahaan memiliki kepedulian yang tinggi tak terkecuali dalam kewajiban dan tanggung jawab sosial.

"AREA merupakan salah satu penghargaan CSR bergengsi di tingkat International dengan penilaian atas perusahaan yang memiliki program CSR yang inovatif," ujarnya.

Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

"Penghargaan ini memberikan motivasi kepada PT PJB untuk terus melakukan inovasi dalam berbagai program CSR yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasi di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Berdasarkan data Gender Development Index (GDI) yang diterbitkan oleh United Nation Development Program (UNDP), pada tahun 2020, indeks GDI Indonesia berada pada level 0,940. Nilai ini menunjukkan bahwa angka ketimpangan gender masih cukup tinggi di Indonesia.

Program CSR Wanita Berdaya Tani ini menjadi program pemberdayaan sosial yang dibentuk sebagai sarana kepedulian PT PJB terhadap perempuan sekaligus memutus stigma ketimpangan gender, bahwa tugas perempuan hanyalah rumah tangga.

Tujuan lain dari program ini adalah untuk ikut melestarikan lingkungan dengan menerapkan program pengurangan sampah makanan yang merupakan salah satu prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia (RJPMN) di 2020-2024. Memberikan solusi penyelesaian permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Rembang, dimana 38% sampahnya merupakan sampah makanan.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

Tujuan program ini juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan peluang usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Program ini terbukti memiliki dampak sosial yang tinggi. Pasalnya, selain dapat merubah pola pikir masyarakat serta kebiasaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini juga berdampak ekonomi bagi ibu-ibu desa sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Program ini tentunya tidak hanya berhasil memberdayakan perempuan tetapi sekaligus juga memberikan berbagai solusi bagi lingkungan sekitar. Di bidang lingkungan, melalui program ini telah berhasil mengurangi 133,3 kilogram sampah makanan hingga April 2022," pungkas Gong Matua Hasibuan.

Dengan munculnya perempuan-perempuan berdaya serta kompetensi hebat. Arah program PJB di masa depan adalah meningkatkan kemandirian kelompok dan meningkatkan sistem manajemen pengetahuan dengan mengembangkan pusat-pusat studi, sehingga proses diseminasi dan replikasi dapat tersampaikan ke lebih banyak orang. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.