Rabu, 22 Jul 2026 08:50 WIB

Cara Mensos Risma Atasi Klitih Yogyakarta: Rangkul Remaja dengan Kegiatan Seru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Jul 2022 16:07 WIB
Acara game untuk remaja di Yogyakarta
Acara game untuk remaja di Yogyakarta

selalu.id - Kementerian Sosial memberikan motivasi dan edukasi kepada 32 Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Yogyakarta dampak dari 'klitih' (kejahatan jalanan). Hal ini merupakan wujud konkret Kemensos dalam memperkuat komitmen dan dukungan terhadap layanan rehabilitasi sosial kepada ABH.

"Komitmen dan dukungan kami terhadap layanan rehabilitasi sosial kepada ABH ini berawal dari keprihatinan akan maraknya kenakalan remaja di Yogyakarta, yang disebut 'klitih'," kata Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta Eva Rahmi Kasim.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

'Klitih' merupakan perilaku agresivitas yang dilakukan sekelompok orang dengan sengaja untuk melukai seseorang. Dalam konteks kenakalan remaja, 'klitih' dilakukan sekelompok pelajar berkeliling menggunakan kendaraan dengan target pelajar sekolah lain yang dianggap sebagai musuh.

Menurut data dari Jogja Police Watch (JPW), hingga Juli 2022, tercatat 12 kali aksi 'klitih' di Yogyakarta dengan korban terluka dan meninggal.

Eva menyebut, usia remaja identik dengan masa-masa rawan lantaran tingkat emosi mereka belum stabil. Remaja juga berada di rentang usia yang sarat akan tuntutan pencarian jati diri.

"Hal ini membuat mereka mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang, seperti kasus 'klitih', yang terjadi di Kota Gudeg ini beberapa waktu lalu," terangnya.

Para penerima manfaat, yang rata-rata usia remaja ini, dikatakan Eva, lantas diberikan motivasi dan edukasi agar meninggalkan perilaku yang melanggar hukum.

"Kami membantu rehab anak-anak itu melalui penyuluhan dengan pendekatan anak muda," katanya.

Pelayanan yang diberikan kepada ABH antara lain pemeriksaan dan konseling psikologis, pendampingan dan advokasi sosial, serta penyuluhan sosial untuk merubah perilaku para penerima manfaat ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Satreskrim Polres Probolinggo Tangani 869 Kasus, Curanmor Mendominasi

Dikemas dengan Kegiatan Menyenangkan

Pemberian motivasi dan edukasi kepada para penerima manfaat, yang bertajuk 'Penyuluhan Sosial Milenial' ini, dikemas dalam bentuk fun games dengan menggabungkan aktivitas fisik outdoor yang interaktif dan santai.

"Kami berupaya untuk mengeksplorasi semangat dan keceriaan anak-anak Indonesia, khususnya yang berada di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman," kata Kepala Bagian Tata Usaha BBPPKS Yogyakarta, Ujang Taofik Hidayat, selaku pembina kegiatan.

Ujang menambahkan bahwa kegiatan juga diselingi dengan permainan kelompok dan aksi reflektif.

Baca Juga: Operasi Sikat Semeru 2025, Polda Jatim Tangkap 1.135 Tersangka Berbagai Kasus dalam 12 Hari

"Diharapkan melalui fun games ini, para penerima manfaat dapat belajar pentingnya kerja sama, kekompakan, juga semangat pantang menyerah, sehingga dapat mendukung terwujudnya komitmen 'Anak Indonesia Hebat'," tutur dia.

Motivasi dan komitmen sebagai Anak Indonesia Hebat, yang ditanamkan tim fasilitator kepada para penerima manfaat, selaras dengan tema Hari Anak Nasional (HAN) 2022, yaitu 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju'. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyemarakkan peringatan HAN 2022, yang diperingati tanggal 23 Juli setiap tahunnya.

Kegiatan, yang digagas oleh BBPPKS Yogyakarta dan berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DIY ini, diikuti oleh 32 remaja Penerima Manfaat (PM) di BPRSR Sleman dan melibatkan 11 orang fasilitator yang merupakan Penyuluh Sosial dan Pekerja Sosial di BBPPKS Yogyakarta.

Kepala BBPPKS Yogyakarta Eva Rahmi Kasim berharap dapat terus berkontribusi melalui BBPPKS Yogyakarta untuk mengatasi masalah sosial dengan memanfaatkan potensi SDM penyuluh dan pendamping sosial yang ada. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.