Kamis, 04 Jun 2026 05:22 WIB

Sepanjang 2025, Satreskrim Polres Probolinggo Tangani 869 Kasus, Curanmor Mendominasi

selalu.id – Kinerja Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Selama periode Januari hingga Desember, kepolisian mencatat ratusan laporan tindak pidana masuk dan sebagian besar berhasil dituntaskan.

Berdasarkan data Satreskrim Polres Probolinggo, total laporan perkara yang diterima mencapai 869 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 706 perkara berhasil diselesaikan atau sekitar 81 persen.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Capaian itu disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP Muh. Wahyuddin Latif saat rilis akhir tahun di Mapolres Probolinggo, Senin (29/12/2025).

Menurut Wahyuddin, tingkat penyelesaian perkara pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, dari 786 perkara yang ditangani, sebanyak 635 kasus berhasil dirampungkan dengan persentase penyelesaian sekitar 80 persen.

“Terjadi peningkatan baik dari jumlah penanganan maupun persentase penyelesaian perkara. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Satreskrim dalam menjalankan tugas penegakan hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyuddin juga menyebut pencurian kendaraan bermotor masih menjadi tindak pidana yang paling banyak terjadi sepanjang 2025. Tercatat ada 148 laporan curanmor, dengan 95 kasus berhasil diungkap.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 319 Bandit, Sita Motor-Mobil, Emas hingga Uang Tunai

Selain itu, kasus pencurian dengan pemberatan juga cukup menonjol. Dari 138 laporan yang masuk, sebanyak 91 perkara berhasil diselesaikan oleh penyidik.

“Jenis kejahatan ini menjadi fokus utama kami karena langsung menyentuh keamanan dan kenyamanan masyarakat. Berbagai langkah pencegahan dan penindakan terus kami lakukan,” jelasnya.

Satreskrim Polres Probolinggo juga menangani berbagai perkara lain, mulai dari pencurian hewan, perjudian, pembunuhan, illegal logging, hingga tindak pidana lain dengan tingkat kesulitan yang beragam.

Baca Juga: Maling Motor yang Resahkan Warga Ngajum Malang Itu Telah Ditangkap, Ternyata Masih Remaja

Kapolres menegaskan seluruh laporan masyarakat tetap diproses sesuai prosedur, meski beberapa perkara membutuhkan waktu lebih panjang karena proses pembuktian dan kelengkapan berkas perkara.

Ia mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor jika mengetahui adanya tindak kejahatan.

“Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Dengan dukungan masyarakat, kami yakin upaya menekan angka kriminalitas dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.