Selasa, 21 Jul 2026 20:19 WIB

Proyek Saluran Air Embong Kenongo dan Jalan Kenari Dianggarkan RP 16 Miliar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Jul 2022 14:00 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi meninjau pengerjaan saluran air di Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi meninjau pengerjaan saluran air di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menganggarkan Rp 13 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pengerjaan crossing saluran di Jalan Embong Kenongo.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, selain pengerjaan crossing saluran di Jalan Embong Kenongo. Pemkot juga mengeluarkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk pengerjaan saluran di Jalan Kenari.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Jadi, Jalan Embong Kenongo itu nilai proyeknya Rp 13 miliar, dari Panglima Sudirman sampai sebrangnya kita buatkan saluran itu masuk ke Kenari. Terus yang kita potong (crossing) dari Jalan Simpang Pojok, tadi masuk ke dalam (Jalan Kenari) kurang lebih Rp3 miliar," kata Eri, Rabu (17/7/2022).

Eri menyampaikan, penanganan genangan dengan menggunakan skema pihak ketiga, Pemkot Surabaya juga melakukanya dengan cara swakelola atau dikerjakan sendiri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Misalnya, Eri menjelaskan, seperti pengerjaan untuk mengkoneksikan riol atau saluran di pedestrian yang sudah ada.

"Kita kerjakan swakelola karena sudah ada salurannya tinggal konek-konekan saja. Karena apa? Ketika kita masuk ke dalam, salurannya ada semua tapi tidak konek,"jelasnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Eri menekankan agar pengerjaan kedua saluran crossing itu dapat rampung Desember 2022. Baik pengerjaan crossing saluran di Jalan Kenari, maupun Jalan Embong Kenongo yang akan terkoneksi dengan pedestrian di Jalan Kayoon.

"Estimasi selesai di bulan Desember tanggal 7. Jadi saya sudah sampaikan ke teman-teman semua proyek pemerintah itu STT 1 nya maksimal 15 Desember. Tidak boleh lebih dari itu, kecuali dalam kondisi tertentu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.