Rabu, 04 Nov 2026 14:16 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, PDIP Jatim Gelar Lomba Memasak Resep Mustika Rasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 14:16 WIB
Acara Lomba Memasak Resep Mustika Rasa yang digelar DPD PDI Perjuangan Jatim di Kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.
Acara Lomba Memasak Resep Mustika Rasa yang digelar DPD PDI Perjuangan Jatim di Kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.

selalu.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi mengatakan, pihaknya bakal terus berupaya mendukung terwujudnya kedaulatan pangan, khususnya di Jatim. Salah satunya, dengan merutinkan lomba memasak resep Mustika Rasa.

Hal ini dia sampaikan di sela acara Lomba Memasak Resep Mustika Rasa yang digelar DPD PDI Perjuangan Jatim di Kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Lomba memasak sesuai buku resep Mustika Rasa yang disusun pemerintah Indonesia atas inisiasi Presiden RI Soekarno dan diterbitkan pada 1967 itu sebagai rangkaian acara memperingati Bulan Bung Karno.

Tercatat sebanyak 1.576 peserta memarakkan lomba memasak yang juga menyedot animo 5.000 lebih masyarakat Kediri Raya ini. Peserta lomba tak hanya dari Kediri Raya, namun juga datang dari kabupaten/kota di Jatim, bahkan dari Jawa Tengah.

Menurut Kusnadi, gelar lomba memasak terbesar se-Jawa Timur pasca pagebluk Covid-19 itu bisa menjadi jalan bagi Indonesia menuju kedaulatan pangan, khususnya di Jawa Timur.

Sebab, 1.600-an resep kekayaan kuliner Nusantara dalam buku Mustika Rasa, bahan baku dan bumbu-bumbunya semua tanaman hasil bumi yang ada di tanah air.

Hal ini pun, sebutnya, sejalan dengan upaya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang terus menggelorakan kedaulatan pangan. Seperti yang diinstruksikan kepada kader Banteng, khususnya yang menjabat kepala daerah untuk menanam 10 tanaman pendamping beras.

"Bung Karno sebagai presiden pertama telah mewariskan kepada kita resep masakan Nusantara, yang seluruh bahannya asli dari bumi Indonesia. Sehingga ini bisa menjadi panutan dalam mengolah makanan sehari-hari," tandas Kusnadi.

Politisi yang juga Ketua DPRD Jatim tersebut menyatakan, acara semacam ini akan menjadi agenda rutin tiap tahunnya, dan akan menyebar ke berbagai daerah lainnya.

"Manfaat gebyar lomba seperti ini harus berdampak kepada seluruh rakyat di berbagai penjuru daerah," ujarnya.

Kusnadi juga berharap agar lomba memasak Mustika Rasa mampu menjadi semangat kebangkitan masyarakat Jawa Timur untuk kembali ke dapur.

Menurutnya, saat ini sudah jarang masyarakat mau memasak di dapur sendiri dan lebih memilih membeli makanan cepat saji.

"Padahal berbagai jenis bahan pangan sudah ada di sekitar kita, siap untuk diolah menjadi beraneka ragam jenis masakan," sebut Kusnadi.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Lomba Memasak Resep Mustika Rasa memperebutkan hadiah utama berupa tiga unit sepeda motor, empat ekor kambing, dan puluhan perabotan elektronik.

Pagi hari sebelum lomba dimulai, Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia Kediri memeriahkan acara dengan menyajikan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) dan tarian tradisional.

Selain Kusnadi, lomba juga dihadiri Sekretaris DPD Sri Untari Bisowarno, dan Bendahara DPD Wara Sundari Renny Pramana, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, serta anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim.

Hadir juga Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten dan Kota Kediri, serta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Kediri.

Acara berjalan semakin semarak, karena di sela lomba memasak, berbagai doorprize dibagikan kepada masyarakat pengunjung lomba.

Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana bersyukur acara Lomba Memasak Resep Mustika Rasa yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di wilayahnya, tepatnya di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), berjalan sukses.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Dia pun mengapresiasi pelaksanaan lomba dengan peserta mencapai 1.576 orang tersebut. Peserta dari hampir 400 tim itu tak hanya dari wilayah Kediri Raya, namun juga dari kabupaten/kota lainnya, baik dari Jawa Timur maupun provinsi lainnya.

Menurutnya, antusiasme peserta lomba diharapkan bisa jadi sarana bagi masyarakat, untuk lebih mengenal berbagai masakan Nusantara.

Tak hanya itu, agar juga bisa memasak sendiri berbagai jenis kuliner tanah air yang ada dalam buku resep Mustika Rasa.

Khususnya, kata Mas Dhito, sapaan akrabnya, bagi kalangan muda. Dengan berbekal buku resep Mustika Rasa yang diterbitkan pemerintah Indonesia atas inisiasi Presiden Soekarno pada 1967 itu, generasi muda bisa melestarikan kekayaan masakan Nusantara.

Apalagi, sebutnya, ribuan resep masakan dalam buku Mustika Rasa itu cara pengolahannya tidak ribet, menggunakan bahan dan bumbu yang gampang diperoleh di sekitar rumah. Juga kaya kandungan gizinya, yang bermanfaat baik untuk tubuh.

"Lomba memasak Mustika Rasa hari ini diselenggarakan oleh teman-teman DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bekerja sama dengan DPC Kabupaten Kediri," pungkas Mas Dhito. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil Liga Champions: Man Utd Comeback Lawan AS Roma 3-2, Cunha Pahlawan Setan Merah

Comeback ini memberi harapan baru bagi Setan Merah untuk bangkit di kompetisi Eropa dan domestik.

Stikosa-AWS dan Antara Jatim Gelar Futsal Antar Media Lewat Prapanca AWS Cup 2026

Ajang ini diinisiasi untuk kebersamaan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi media di Jawa Timur.

Kejari Tanjung Perak Terima SPDP Go Bozze Gozali, Kasi Intel: Belum Ada Tersangka

Polrestabes Surabaya telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara ini pada tanggal 14 Agustus 2026.

Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Sigit Prabowo Dipecat dari KSP

Mensesneg Prasetio Hadi mengatakan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Listyo tengah disiapkan.

GM FKPPI Jatim: Penyadapan Presiden Pengkhianatan Amanah Negara, Bongkar Aktor Intelektualnya

Agoes juga meminta penyidik mendalami kemungkinan adanya motif politik maupun tujuan yang lebih jauh terhadap keamanan negara.

Apel Siaga Bencana di Jatim, Irjen Dekananto: Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Lambat

Sepanjang tahun 2026 tercatat 672 kejadian bencana alam di berbagai wilayah Jawa Timur.