Kamis, 03 Sep 2026 15:30 WIB

9 Jemaah Haji Kloter 1 Surabaya Terindikasi Covid-19, 1 Orang Dilarikan ke RS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Jul 2022 14:24 WIB
Wakabid Kesehatan 1 PPHI Ahes, Acub Zaenab
Wakabid Kesehatan 1 PPHI Ahes, Acub Zaenab

selalu.id - Sembilan jemaah haji kloter pertama debarkasi Surabaya yang tiba di Bandara Juanda, Minggu (17/7/2022) terindikasi Covid-19. Tercatat sebanyak 446 jemaah kloter pertama tiba dengan selamat.

Wakabid Kesehatan 1 PPHI Ahes, Acub Zaenab, mengatakan bahwa kondisi salah satu jemaah haji asal Tuban itu ada yang harus membutuhkan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Satu jemaah tersebut disebutkan mengalami sesak napas dan saturasi oksigen di bawah standart.

"Tentu beresiko kalau digabung dengan jemaah lain. Jadi, perlu penanganan khusus. Saat ini dirawat di RS Haji," kata Acub.

Sesuai dengan SOP, Acub menjelaskan, seluruh jemaah yang tiba di Asrama Haji Sukolilo dilakukan cek suhu menggunakan thermal scanner.

Kata dia, apabila suhu jemaah haji di atas 37,5 derajat celcius dan memiliki gejala Covid-19 maka akan dilakukan swab PCR.

Sedangkan jemaah yang suhu tubuh normal dan tidak memiliki gejala akan dilakukan swab antigen.

Saat ini, sebanyak 9 orang jamaah haji memiliki gejala batuk, demam, pilek. Hal tersebut merupakan gejala covid-19.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Hingga saat ini ada sembilan orang jemaah memiliki gejala Covid-19 yang perlu swab PCR untuk mencegah masuknya Covid-19," jelasnya.

"Di antara seluruh jemaah kami tidak mendeteksi ada suhu yang diatas 37,5 derajat," tambahya.

Lebih lanju Acub mengatakan, sembilan jemaah tersebut ditempat di ruang transit sementara sembari menunggu hasil swab PCR.

"Proses PCR memerlukan waktu, maka jemaah diminta menunggu di ruang transit sementara selama estimasi kurang lebih sekitar dua jam," ujarnya.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Bagi jemaah yang positif Covid-19 dengan gejala ringan makan dilakukan isolasi terpusat di bawah naungan dinas kesehatan kabupaten kota masing-masing.

Sementara untuk jemaah yang positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat akan di rujuk ke rumah sakit haji dan RSU Dr Soetomo.

"Kami sudah berkoordinasi dengan dinkes melakukan evakuasi ke kabupaten kota untuk ditindaklanjuti sebagai isolasi terpusat atau isolasi mandiri sesuai fasilitas di kabupaten kota," tandas Acub. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.