Rabu, 21 Okt 2026 19:41 WIB

Bank Indonesia Bersama Pemprov Berangkatkan Tim Jelajah Kopi Jawa Timur 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Jul 2022 13:48 WIB
Pelepasan tim jelajah kopi Jatim oleh Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elistiano Dardak
Pelepasan tim jelajah kopi Jatim oleh Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elistiano Dardak

selalu.id - Bank Indonesia, Jawa Timur bekerjasama dengan Bisnis Indonesia menggelar kegiatan tematik Jelajah Kopi Jawa Timur 2022, Selasa (5/7/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut untuk mendukung pengembangan UMKM khususnya komoditas kopi Jatim.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Untuk itu, melepas keberangkatan Tim Jelajah Kopi Jawa Timur 2022, Bank Indonesia Jatim menggelar seremonial pelepasan ,yang dipimpin langsung oleh Plt. Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak.

Pada kegiatan tersebut, Emil didampingi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Budi Hanoto, Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Jawa Timur, Achmad Faisal Kurniawan, dan Direktur TI Bank Jatim, Tonny Prasetyo.

Kepala Perwakilan Harian Bisnis Indonesia Jawa Timur, Ahmad Faisal, menyampaikan bahwa melalui misi eksplorasi perjalanan kopi asli Jatim ini, Tim Jelajah Kopi Jatim akan berupaya memperkenalkan kekhasan kopi Jatim hingga ke tingkat nasional.

"Tentunya, Jelajah Kopi Jatim 2022 tidak akan terlaksana tanpa dukungan dari berbagai instansi, khususnya Bank Indonesia Jatim yang telah bersedia bekerjasama dengan Bisnis Indonesia,"ungkap Ahmad.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia mendukung berbagai program pengembangan UMKM khususnya kopi yang menjadi komoditas primadona Jatim.

"Kedepan, Bank Indonesia tidak akan berhenti sampai dengan program Jelajah Kopi Jawa Timur ini saja. Bank Indonesia akan terus menggelorakan semangat pengembangan kopi melalui perhelatan event kopi se-kawasan Jawa," terang Budi

Sementara itu, Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi Bank Indonesia yang senantiasa mendukung dan bersinergi pada program Pemprov Jatim, khususnya dalam pengembangan kopi Jatim.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Sebelum Jelajah Kopi, Program pemprov Jatim Gerakan Milenial Cemerlang (Gemilang) telah lebih dahulu bersinergi dengan Bank Indonesia.

Pengembangan pemuda milenial di Wonosalam Jombang dan kopi Ketakasi Jember telah berhasil menorehkan prestasi nasional dan menembus pasar ekspor.

"Melihat potensi perkembangan industri olahan kopi yang cukup besar di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memberikan dukungan dan memberikan pendampingan bagi para pelaku usaha untuk bersama-sama memulihkan kinerja perekonomian,"tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.