Jumat, 04 Sep 2026 16:46 WIB

PDIP Surabaya Bagi Sembako di Lingkungan Rumah Kelahiran Bung Karno

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Jun 2020 18:14 WIB

Surabaya (selalu.id) – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya membagikan paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 bertepatan dengan hari kelahiran Presiden Sukarno, 6 Juni.

Pembagian sembako dilakukan di dua tempat yang berkaitan erat dengan Bung Karno, yaitu di rumah yang menjadi tempat kelahirannya di Jalan Pandean Gang 4 serta di rumah tempat indekosnya di Jalan Peneleh Gang VII.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

”Di tempat ini, Bung Karno dilahirkan, 6 Juni 1901, ketika fajar menyingsing. Sudah sejak Maret lalu, PDI Perjuangan Surabaya terus bergotong royong di masa pendemi Covid-19. Dengan membagi sembako, makanan-minuman sehat, masker, dan sebagainya. Dan terus berlanjut, termasuk hari ini kita lakukan di lingkungan yang berkaitan erat dengan sejarah Bung Karno,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Budi Leksono.

Pembagian sembako itu juga dihadiri jajaran wakil ketua DPC PDIP Surabaya lainnya, antara lain, Syukur Amaludin dan Wimbo Ernanto, serta Wakil Sekretaris Achmad Hidayat. Hadir pula jajaran pengurus anak cabang (PAC) dan ranting PDIP Kecamatan Genteng. Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir, mulai pemilik rumah kelahiran Bung Karno, Ibu Jamila; tokoh pemuda, dan RT/RW setempat.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Amaludin menambahkan, paket sembako tersebut merupakan hasil gotong royong DPC PDIP Surabaya dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya. Gotong royong itu adalah bagian dari aksi nyata para kader PDIP Surabaya untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

”Bung Karno adalah arek Suroboyo. Perjuangan beliau mengajarkan kita untuk terus bersemangat serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi masa sulit saat ini. Mari saling bantu agar kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” jelas Amaludin.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Anggota DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan, Norma Yunita, menambahkan, di Surabaya, Bung Karno lahir dan menghabiskan masa remajanya. Bung Karno menimba ilmu, melahap berbagai buku dan pemikiran, serta terlibat dalam pergulatan intelektual di rumah indekos HOS Tjokroaminoto. Bung Karno juga melihat langsung bagaimana keseharian rakyat Surabaya.

”Semua itu membentuk pribadi Bung Karno hingga menjadi pemimpin besar yang visioner, yang meletakkan fondasi negara, dasar negara, yang mampu melampaui zamannya. Semangat itulah yang harus kita serap. Situasi saat ini tidak mudah, tapi tak ada guna kita menyerah. PDI Perjuangan dan rakyat Surabaya akan terus bersama menghadapi semua tantangan,” pungkas Norma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.