Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

PDIP Surabaya Bagi Sembako di Lingkungan Rumah Kelahiran Bung Karno

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Jun 2020 18:14 WIB

Surabaya (selalu.id) – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya membagikan paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 bertepatan dengan hari kelahiran Presiden Sukarno, 6 Juni.

Pembagian sembako dilakukan di dua tempat yang berkaitan erat dengan Bung Karno, yaitu di rumah yang menjadi tempat kelahirannya di Jalan Pandean Gang 4 serta di rumah tempat indekosnya di Jalan Peneleh Gang VII.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

”Di tempat ini, Bung Karno dilahirkan, 6 Juni 1901, ketika fajar menyingsing. Sudah sejak Maret lalu, PDI Perjuangan Surabaya terus bergotong royong di masa pendemi Covid-19. Dengan membagi sembako, makanan-minuman sehat, masker, dan sebagainya. Dan terus berlanjut, termasuk hari ini kita lakukan di lingkungan yang berkaitan erat dengan sejarah Bung Karno,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Budi Leksono.

Pembagian sembako itu juga dihadiri jajaran wakil ketua DPC PDIP Surabaya lainnya, antara lain, Syukur Amaludin dan Wimbo Ernanto, serta Wakil Sekretaris Achmad Hidayat. Hadir pula jajaran pengurus anak cabang (PAC) dan ranting PDIP Kecamatan Genteng. Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir, mulai pemilik rumah kelahiran Bung Karno, Ibu Jamila; tokoh pemuda, dan RT/RW setempat.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Amaludin menambahkan, paket sembako tersebut merupakan hasil gotong royong DPC PDIP Surabaya dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya. Gotong royong itu adalah bagian dari aksi nyata para kader PDIP Surabaya untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

”Bung Karno adalah arek Suroboyo. Perjuangan beliau mengajarkan kita untuk terus bersemangat serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi masa sulit saat ini. Mari saling bantu agar kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” jelas Amaludin.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Anggota DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan, Norma Yunita, menambahkan, di Surabaya, Bung Karno lahir dan menghabiskan masa remajanya. Bung Karno menimba ilmu, melahap berbagai buku dan pemikiran, serta terlibat dalam pergulatan intelektual di rumah indekos HOS Tjokroaminoto. Bung Karno juga melihat langsung bagaimana keseharian rakyat Surabaya.

”Semua itu membentuk pribadi Bung Karno hingga menjadi pemimpin besar yang visioner, yang meletakkan fondasi negara, dasar negara, yang mampu melampaui zamannya. Semangat itulah yang harus kita serap. Situasi saat ini tidak mudah, tapi tak ada guna kita menyerah. PDI Perjuangan dan rakyat Surabaya akan terus bersama menghadapi semua tantangan,” pungkas Norma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.