Selasa, 20 Okt 2026 23:03 WIB

Pahami Tantangan dan Peluang Esport di Masa Depan, Unusa Hadirkan Praktisi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Jul 2022 20:50 WIB
Acara Unusa Virtual Expo dan Grand Final E-Sport 2022 di Auditorium lantai 9 tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Sabtu (2/7/2022).
Acara Unusa Virtual Expo dan Grand Final E-Sport 2022 di Auditorium lantai 9 tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Sabtu (2/7/2022).

selalu.id - Revolusi Industri 4.0 merupakan sebuah lompatan besar di sektor industri dimana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya guna mencapai

efisiensi yang setinggi-tingginya sehingga menghasilkan model bisnis baru berbasis digital. Hal ini membuat perkembangan baru, khususnya di dunia olahraga.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Munculnya Olahraga Berbasis Teknologi Informasi (E-Sport) membuat generasi muda harus mewaspadai tantangan dan peluangnya. Hal itu sesuai yang diungkapkan Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Gatot S Dewa Broto.

Menurut Gatot, perkembangan teknologi telah banyak membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat dunia. Demikian juga pada bidang olahraga.

"Sejak tahun 2008 cabang olahraga berbasis digital atau E-Sport telah diakui oleh masyarakat dunia. Dimulai dari sebuah ide dan gagasan terinspirasi dari perkembangan industri E- Sport di dunia yang berkembang pesat sejak tahun 2000. Kegiatan gaming yang awalnya sekedar hobi, berkembang menjadi sebuah industri yang menjanjikan bagi seluruh stakeholders didalamnya," terang Gatot saat menyampaikan materi pada acara Unusa Virtual Expo dan Grand Final E-Sport 2022 di Auditorium lantai 9 tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Sabtu (2/7/2022).

"Di Indonesia sendiri sudah terbentuk organisasi yang mengatur segala bentuk Atlit maupun team yang sudah bertanding di kancah Tournament International maupun dalam negeri. Termasuk untuk undang-undangnya," imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Gatot menambahkan, seperti yang telah kita ketahui, kegiatan Esport di Indonesia memang lagi gencar-gencarnya hanya saja kegiatan Esport ini belum memiliki payung undang undang.

Pengurus Besar Esport Indonesia atau yang disingkat sebagai PBESI memiliki inisiatif untuk membuat regulasi terhadap kegiatan Esport di Indonesia.

Gatot berharap, dengan adanya Peraturan Menteri (Permen) nanti akan memudahkan asosiasi e-sports di Indonesia untuk membentuk ekosistem dan bisa lebih meyakinkan kepada publik bahwa olahraga ini sudah diakui oleh pemerintah.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Perundang undangan ini disahkan pada tanggal 17 Juli 2021 kemarin, semenjak tanggal itu maka semua kegiatan Esport di Indonesia memiliki standar regulasi. Dalam Undang-undang No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional menyebutkan bahwa induk organisasi dapat membentuk peraturan manajerial dalam mengatur cabang olahraganya," ungkapnya.

Ketua Bidang Atlet, Prestasi, IT, PB Esport Indonesia, Ricky Setiawan, mengungkapkan di Indonesia telah terdapat berbagai teknologi yang mendukung kegiatas E-Sport fisik dan non fisik. Untuk E-Sport non fisik, telah tersedia jaringan internet yang cepat dan reliable sehingga koneksi permainan dapat terjadi tanpa gangguan dan permainan yang membutuhkan jalur internet cepat telah dapat digunakan.

"Saat ini, e-sport memang tengah menjadi pembicaraan hangat di Indonesia. Salah satu alasannya karena jumlah hadiah turnamen E-sports yang semakin fantastis, seperti Fortnite World Cup yang menawarkan total hadiah US$30 juta dan The International yang menawarkan total hadiah US$34 juta. Sejak saat itu perkembangan E-Sport telah meluas di berbagai negara termasuk juga di Indonesia," ungkapnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.