Selasa, 20 Okt 2026 13:45 WIB

AMSI Gelar Diskusi Temukan Model Baru Bisnis Media Digital

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Jun 2022 09:24 WIB
Media Sustainability and Community Engagement Fellowship Oversight yang digelar AMSI
Media Sustainability and Community Engagement Fellowship Oversight yang digelar AMSI

selalu.id - Media massa di Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah seiring dengan perkembangan zaman. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mencari role model bagaimana keberlangsungan bisnis media agar berlanjut sustainabel dan mendapatkan tempat yang bagus di masyarakat.

Upaya ini dilakukan melalui acara Media Sustainability and Community Engagement Fellowship Oversight yang digelar di dua kota yaitu Yogyakarta dan Makassar. Kegiatan di Yogyakarta digelar pada Senin-Rabu (27-29/6/2022), diikuti oleh insan tiga media yaitu Harian Jogja, Murianews dan Harapan Rakyat. Adapun kegiatan di Makassar akan digelar Kamis-Sabtu (30/6-2/7/2022), diikuti Jubi dan Kabar Makassar.

Baca Juga: Jaga Keterbukaan Informasi, Polda Jatim Ajak Awak Media Bangun Kemitraan Profesional

Selama masing-masing tiga hari, para peserta melakukan diskusi bersama Eric Sasono (Chief of Party Internews Indonesia), Jason Lambert (Senior Director Media Business Unit Newsgain), Elshad Gojayev (Digital Performance Manager Newsgain) dan Titi Kusumandari (Sustainability officer Newsgain) dipandu oleh Sarah Ervina (Program Officer AMSI).

Penanggungjawab Program Internews-USAID MEDIA, Suwarjono dalam sambutannya secara virtual pada pembukaan di Yogyakarta menyebutkan dua tantangan media massa saat ini adalah menemukan model baru bisnis media digital dan mengupayakan untuk tetap bisa survive di tengah gempuran media sosial yang saat ini sangat masif dan didominasi platform global.

"Kita sudah mendapatkan tantangan dari media sosial. Yang di era generasi saat ini masyarakat lebih mengenal media sosial daripada media publisher yang menjalankan bisnis jurnalisme. Ini tantangan yang cukup berat. Kita di AMSI sedang mencari rule model bagaimana keberlangsungan bisnis media berlanjut sustainabel dan mendapatkan tempat yang bagus di masyarakat," katanya.

Baca Juga: Homeless Media dan Tantangan Kepercayaan Publik

Ia mengatakan media sosial dan media digital secara bisnis sama penyerapannya. Keduanya main di page views, jumlah engagement dan lain-lain. Karenanya dalam kegiatan ini, mereka berupara belajar dan mengeksplorasi lebih detail baik data audience, target audience, demografi serta bagaimana mengelola data.

"Diharapkan kita bisa temukan format baru sehingga media AMSI ke depan bisa maju bersama. Kami harapkan hasil dari pelatihan ini tidak hanya bagi media kita tetapi peserta bisa menyebarkan ke teman-teman dari media lain. Teman-teman sudah mewakili daerah masing-masing tidak hanya diterapkan untuk kita sendiri, apa yang diharapkan dari sini disebarluaskan ke media-media di sekitar kita," tambah Suwarjono.

Dalam kesempatan yang sama di Yogyakarta, Chief of Party Internews Indonesia, Eric Sasono mengatakan tantangan ini sangat nyata dan konkret. Karenanya, AMSI melakukan rangkaian kegiatan yang panjang selama 1,5 tahun terakhir, dimulai dari assesment anggora AMSI.

Baca Juga: AMSI Jatim Desak Usut Kekerasan Aparat terhadap Wartawan di Aksi Tolak UU TNI

Sebelumnya, ia pernah bersama UNESCO membangun 30 radio lokal di Indonesia di bawah platform yang sama tapi kolaps karena tidak ada visi bisnis yang sama maupun organisasi yang membantunya. Selain itu, intervensi aktivitas yang melibatkan bisnis masih sangat terbatas.

"Keragaman media yang dijalani adalah bagian dari pengembangan ekosistem, dan sekarang sudah menjadi bagian yang alamiah yang harus dikerjakan. Internews bersama Newsgain melaksanakan hal ini, melakukan mentoring bersama. Meski tidak semua bisa diterapkan di semua daerah karena situasi berbeda, dan situasi bisnis juga berbeda, tetapi setidaknya kita mencoba melakukan ini. Amsi tidak akan berhenti di kegiatan ini," kata Eric Sasono. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.