Selasa, 21 Jul 2026 03:13 WIB

Aktivis: Terus Dikerjai Pemprov Jatim, Surabaya Sengaja di Wuhan-kan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mei 2020 21:02 WIB

Surabaya (selalu.id) – Kalangan aktivis di Kota Surabaya mengkritik kebijakan Pemprov Jawa Timur yang mengalihkan penggunaan mobil laboratorium tes PCR dari Surabaya ke daerah lainnya. Padahal, sesuai kesepakatan, Surabaya akan mendapat jadwal untuk penggunaan mobil laboratorium yang sangat berguna untuk mempercepat dan memperluas pengetesan Covid-19 tersebut.

”Ini sering banget sepertinya Pemprov Jatim ya dalam tanda kutip mengerjai Surabaya. Ada apa sih sebenarnya? Surabaya sering dipojok-pojokkan gitu oleh para pejabat Pemprov Jatim. Ini Pemprov Jatim mau mikir penanganan Covid-19 atau mau mikir pengen seolah-olah sok jago?” kritik aktivis Surabaya, Kusnan, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kusnan menyesalkan, perencanaan yang sudah matang berdasarkan hasil koordinasi Gugus Tugas Kota Surabaya, Gugus Tugas Jatim, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana tiba-tiba berubah karena Gugus Tugas Jatim mengalihkan penggunaan mobil tes PCR.

”Ini rakyat Surabaya seperti kena prank. Sudah disusun jadwal, Gugus Tugas Jatim sudah menjanjikan, hari sekian jam sekian mengetes warga Surabaya, sudah janjian istilahnya. Apalagi Walikota Surabaya Tri Rismaharini sudah kontak Kepala BNPB. Tapi mobil laboratorium kemudian dialihkan. Itu Pemkot Surabaya sampai dua kali membubarkan pasien di hotel tempat mengarantina pasien positif,” paparnya.

Seperti diketahui, dua mobil laboratorium bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diperbantukan untuk Kota Surabaya, ternyata dialihkan ke daerah lain oleh Gugus Tugas Jatim.

Awalnya, mobil laboratorium itu akan digunakan untuk pasien yang menjalani karantina di Hotel Asrama Haji dan Dupak Masigit. Pemkot Surabaya sudah mengatur penempatan dua mobil itu selama lima hari ke depan untuk mempercepat dan memperluas pengetesan swab bagi warga. Para pasien pun telah bersiap, mereka menunggu berjam-jam, ternyata mobil dengan kapasitas pengetesan ribuan spesimen per hari itu tak kunjung datang karena dipindahkan ke Tulungagung dan Lamongan.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Kusnan juga mengimbau para pejabat puncak Pemprov Jatim untuk tidak punya agenda tersembunyi di balik penanganan Covid-19 dengan terus memojokkan Kota Surabaya.

”Ini Surabaya seperti dijerumuskan, sengaja di-Wuhan-kan. Tega sekali,” ujarnya.

Kusnan mengatakan, sebelumnya Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim dr Joni Wahyudi menyebut Kota Surabaya bisa menjadi 'Wuhan baru'.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

“Nah, kalau tahu posisi Surabaya sebagai episentrum utama Jatim, kenapa tidak jadi prioritas? Kok malah mobil tes PCR dipindah?” kata Kusnan.

Dia menyinggung kabar santer beberapa hari ini, di mana Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa disebut oleh sejumlah pengamat sebagai salah seorang kandidat yang bisa maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. Agenda politik itu sebaiknya disingkirkan dulu. Khofifah diimbau fokus dan adil dalam penanganan Covid-19 di Jatim.

”Ya kita tahu, Walikota Surabaya jadi satu-satunya walikota yang diperbincangkan layak maju Pilpres. Kalau kandidat lain semua gubernur. Jadi Bu Bos, Pilpres 2024 masih jauh, jadi lebih baik fokus dan adil tangani Covid-19 di Jatim, jangan Surabaya dipojokkan terus,” tegas Kusnan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.