Selasa, 21 Jul 2026 15:09 WIB

SD Muhammadiyah 11 Surabaya Gelar Wisuda Tahfidzul Quran, 1 Siswa Hafal 12 Juz

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Jun 2022 19:08 WIB
Acara wisuda Tahfidz Alquran SD Muhammadiyah 11 Surabaya
Acara wisuda Tahfidz Alquran SD Muhammadiyah 11 Surabaya

selalu.id - SD Muhammadiyah 11 Surabaya (MuhlaS) menggelar Wisuda Perdana Tahfidzul Quran Program Reguler dan Khusus dengan tema Menggapai Prestasi Cemerlang Dengan Semangat Cinta Alquran di Aula AR Fachruddin di lantai 4 gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Sabtu (04/06/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan Surabaya, Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Krembangan, para guru, beserta wali murid.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah S.Ag., M.Pd menjelaskan, sebanyak 97 santri mengikuti Wisuda Perdana Tahfidzul Quran setelah dilaksanakannya tiga kali munaqosyah dalam satu tahun atau dua semester.

"Beragam prestasi hafalan yang telah dicapai para santri, bahkan ada salah satu siswi yang telah hafal 12 juz dari kelas 6 An-Naba", terang Mursiah.

Adapun rincian hafalan siswa atau santri SD MuhlaS yang diwisuda, lanjut Mursiah, adalah peserta wisuda juz 30 sebanyak 83 santri, 2 juz sebanyak 4 santri, 3 juz sebanyak 7 santri, 5 juz sebanyak 2 santri, dan 12 juz sebanyak 1 santri.

"Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kelas tahfidz, maka tahun pelajaran 2022/2023 akan diluncurkan program boarding tahfidz", tambah Mursiah.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Mursiah berharap, anak-anak tahfidz selalu istiqomah menjaga hafalannya sehingga bisa membawa keberkahan hidup dan SD MuhlaS mampu menghantarkan dan memfasilitasi program unggulan tersebut.

Nikmat Lian Maulidya, siswa kelas 6 At-Tin SD Muhammadiyah 11 Surabaya yang berhasil menghafal 12 juz mengaku sangat senang dan bangga sekali bisa ikut serta dalam Wisuda Perdana Tahfidzul Quran.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Ketika masih TK B saya sudah mulai menghafal juz 30 dari surat An-Naba, kemudian masuk SD Muhammadiyah 11 Surabaya mulai menghafal satu hari satu halaman," terang Nikmata.

Berbekal dari niat, kemauan, dan ketekunan, lanjut Nikmata, menghafal satu hari satu halaman bukan persoalan sulit. Akhirnya Nikmata berhasil ikut wisuda Tahfidz dengan hafalan 12 juz yaitu juz 1-6 dan juz 25-30.

Siswi yang bercita-cita menjadi dokter tersebut berharap generasi muda atau millenial saat ini tidak pernah lupa untuk membaca Alquran setiap hari, karena Alquran tersebut akan menjadi syafaat atau penolong di hari kiamat untuk para pembacanya. (SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.