43 Persen Jemaah Haji Jawa Timur Didiagnosa Punya Penyakit Bawaan Resiko Tinggi
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 26 Mei 2022 15:54 WIB
selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyebut bahwa sebanyak 43,97 persen Jemaah Haji memiliki penyakit bawaah yang tergolong Resiko Tinggi (Resti).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jatim, Inna Mahanani mengungkapkan bahwa penyakit itu sering diderita oleh para lansia, seperti Jantung, Hipertensi dan Diabetes.
Baca Juga: Jawa Timur jadi Provinsi dengan Kasus Super Flu Tertinggi, DPRD Tegur Dinkes Jatim
"Dari kami tetap diberikan pemeriksaan kesehatan secara intensif. Sudah ada penanganan secara individual yang meliputi pemberian penyuluhan kesehatan," ujar Inna, Kamis (26/5/2022).
Inna menjelaskan bahwa mereka telah diberi pelatihan dan pengukuran kebukaran untuk persiapan kesehatannya.
"Sudah ada petugas kesehatan yang diberangkatkan. Totalnya 72 orang, dengan satu dokter dan satu perawat. Masing masing kloter telah disiapkan," paparnya.
Baca Juga: Kloter Terakhir Tiba di Surabaya, Satu Jemaah Haji Asal Malang Belum Ditemukan
Disinggung soal pencapaian vaksin, dia menambahkan, baik Vaksin Covid 19 Dosis 1 dan Dosis 2, hingga Vaksin Meningitis, sampai sekarang masih berproses.
"Untuk cakupan Vaksin Meningitis 91,58 persen, kemudian 94,56 persen untuk Dosis 1 Vaksin Covid 19, Dosis Kedua Vaksin Covid 19 ada 92,3 persen,"tegasnya.
Baca Juga: 88 Persen Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Air
Inna berharap mudah-mudahan pada saat keberangkatan, data sudah mencapai 100 persen. Saat ini hampir mendekati angka tersebut.
"Kalau Vaksin Influenza, kami terus berkoordinasi dengan Dinkes kabupaten kota, lantaran para jamaah juga diwajibkan mendapat vaksinasi tambahan," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi