Kamis, 22 Okt 2026 05:25 WIB

Kasus Hepatitis Misterius Mencuat, Dinkes Jatim: Tetap Tenang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Mei 2022 12:47 WIB
Virus Hepatitis
Virus Hepatitis

selalu.id - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan resmi Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus Hepatitis misterius yang tidak diketahui penyebabnya pada 15 April 2022 lalu, kini menjadi perhatian sebab laporan kasus di dunia bertambah.

Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/202.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

"SE tersebut tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022 lalu," kata Erwin, Kamis (6/4/2022).

"Untuk mencegah dan mengendalikan penularan hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya di Jawa Timur, kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati namun tetap tenang," imbuhnya.

Erwin mengatakan, kewaspadaan tersebut meningkat setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta, dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia.

"Dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Berdasarkan data d data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Dinkes Jatim, tercatat total 114 kasus suspect jaundice (kuning) yang masih membutuhkan pemeriksaan apakah itu hepatitis atau bukan atau akut yang ditemukan dari 18 Kabupaten/Kota di Jatim.

"Jadi hingga saat ini masih belum ditemukan pasien positif hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya di Jawa Timur," jelas Erwin.

Erwin menambahkan, hasil data SKDR tersebut merupakan kasus suspect hepatitis akut yang dilaporkan dengan usia secara umum atau tidak spesifik ≤ 16 tahun.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Diketahui kasus Hepatitis Akut pada anak bertambah sejak 21 April 2022 yang tercatat 169 kasus yang ditemukan di 12 negara, yakni
Inggris 114 orang, Spanyol 13 orang, Israel 12 orang, Amerika Serikat 9 orang, Denmark 6 orang, Irlandia < 5 orang.

Kemudian, Belanda 4 orang, Italia 4 orang, Norwegia 2 orang, Perancis 2 orang, Romania 1 orang dan Belgia 1 orang dengan kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

Lalu, 17 anak atau sekitar 10 persen diantaranya memerlukan transplantasi hati, dan 1 kasus dilaporkan meninggal. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.