Rabu, 22 Jul 2026 03:36 WIB

Kasus Hepatitis Misterius Mencuat, Dinkes Jatim: Tetap Tenang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Mei 2022 12:47 WIB
Virus Hepatitis
Virus Hepatitis

selalu.id - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan resmi Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus Hepatitis misterius yang tidak diketahui penyebabnya pada 15 April 2022 lalu, kini menjadi perhatian sebab laporan kasus di dunia bertambah.

Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/202.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"SE tersebut tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022 lalu," kata Erwin, Kamis (6/4/2022).

"Untuk mencegah dan mengendalikan penularan hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya di Jawa Timur, kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati namun tetap tenang," imbuhnya.

Erwin mengatakan, kewaspadaan tersebut meningkat setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta, dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia.

"Dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Berdasarkan data d data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Dinkes Jatim, tercatat total 114 kasus suspect jaundice (kuning) yang masih membutuhkan pemeriksaan apakah itu hepatitis atau bukan atau akut yang ditemukan dari 18 Kabupaten/Kota di Jatim.

"Jadi hingga saat ini masih belum ditemukan pasien positif hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya di Jawa Timur," jelas Erwin.

Erwin menambahkan, hasil data SKDR tersebut merupakan kasus suspect hepatitis akut yang dilaporkan dengan usia secara umum atau tidak spesifik ≤ 16 tahun.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Diketahui kasus Hepatitis Akut pada anak bertambah sejak 21 April 2022 yang tercatat 169 kasus yang ditemukan di 12 negara, yakni
Inggris 114 orang, Spanyol 13 orang, Israel 12 orang, Amerika Serikat 9 orang, Denmark 6 orang, Irlandia < 5 orang.

Kemudian, Belanda 4 orang, Italia 4 orang, Norwegia 2 orang, Perancis 2 orang, Romania 1 orang dan Belgia 1 orang dengan kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

Lalu, 17 anak atau sekitar 10 persen diantaranya memerlukan transplantasi hati, dan 1 kasus dilaporkan meninggal. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.