Rabu, 28 Okt 2026 22:17 WIB

Saat 150 Aktivis Muda Nganjuk Bersatu Merawat Api Sumpah Pemuda

  • Penulis : selalu.id
  • | Rabu, 28 Okt 2026 21:10 WIB
Polres Nganjuk saat peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98 bersama para mahasiswa dan aktivis. (Foto: Yohanes/selalu.id)
Polres Nganjuk saat peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98 bersama para mahasiswa dan aktivis. (Foto: Yohanes/selalu.id)

selalu id - Suasana di halaman Mapolres Nganjuk tampak hangat sekaligus riuh oleh semangat para mahasiswa, Rabu (28/10/2026).

Sebanyak 150 mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan se-Kabupaten Nganjuk, itu bersiap melakukan perjalanan bersama menuju Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Keberangkatan ratusan aktivis muda ini bukan tanpa alasan. Mereka berbondong-bondong menuju Surabaya untuk menghadiri Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026.

Tepat pukul 11.00 WIB, rombongan resmi dilepas langsung oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan.

Iring-iringan peserta yang bertolak ke Surabaya ini terdiri dari gabungan berbagai elemen elemen kampus dan organisasi kepemudaan (OKP) di Nganjuk.

Rombongan berasal dari STKIP PGRI Nganjuk (UPMS): 64 orang, STIKES Satria Bhakti Nganjuk: 50 orang, PMII Nganjuk: 19 orang, GMNI Nganjuk: 9 orang, IMM Nganjuk: 5 orang, dan HMI Nganjuk: 3 orang.

Di tengah prosesi pelepasan, AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan momen penting untuk merawat ikatan persatuan bangsa.

Baca Juga: Dapat Suntikan Rp500 M dari Pusat, Pemkab Jember Siap Perkuat Sektor Kesehatan-Peternakan

Menurutnya, mahasiswa memegang peranan vital dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

"Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita jaga. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam merawat persatuan, menjaga toleransi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," katanya

"Kami juga berharap kegiatan apel kebangsaan ini semakin memperkuat rasa cinta Tanah Air dan semangat persaudaraan di kalangan pemuda," tambah Suria.

Tak lupa, mantan Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya tersebut juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di jalan maupun hingga rangkaian acara di Polda Jatim usai.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Gaungkan Patriotik, Gigih, Berempati

"Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 ini, kami mengajak seluruh elemen pemuda di Kabupaten Nganjuk untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menjadi pelopor persatuan dan kedamaian di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Pelepasan rombongan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban sebelum akhirnya armada bus mahasiswa bertolak meninggalkan Nganjuk menuju Surabaya.

Reporter: Yohanes Arberto

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ormas Madas Blokade Jalur Pantura Probolinggo, Disebut Berseteru dengan Polisi

‎Ketua DPC Madas Kabupaten Probolinggo, Suhermanto mengatakan, pihaknya tidak akan membuka blokade sebelum anggotanya dikeluarkan.

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Ketika Proyek Penanganan Banjir di Surabaya Hampir Rampung, Tapi Anggaran Belum Cair

Dengan progres tersebut, DPRD Surabaya menilai pekerjaan fisik penanganan banjir tetap perlu dikawal hingga akhir tahun 2026.