Rabu, 28 Okt 2026 18:51 WIB

Ketika Proyek Penanganan Banjir di Surabaya Hampir Rampung, Tapi Anggaran Belum Cair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Okt 2026 17:41 WIB
Pemasangan box culvert di Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Pemasangan box culvert di Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Penanganan banjir di Surabaya memasuki penghujung 2026 dengan progres fisik sejumlah pekerjaan yang disebut sudah mencapai 90 persen.

Namun, pencairan anggaran belum sepenuhnya berjalan karena berkaitan dengan mekanisme pembayaran proyek melalui pinjaman.

Baca Juga: Masuk Musim Penghujan, Proyek Infrastruktur Fisik Surabaya Sudah Mencapai 90 Persen

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mengatakan contohnya adalah pekerjaan di bawah Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Dari anggaran sekitar Rp2,3 triliun pada 2026, serapan diproyeksikan mencapai 95 persen hingga akhir tahun.

“Sekarang secara pembangunan fisik sudah selesai 90 persen. Fisiknya 90 persen, sekarang sudah selesai. Cuma anggarannya belum cair, karena tadi penagihan ke yang pinjaman-pinjaman tadi,” kata Eri kepada selalu.id, Rabu (29/10/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak berarti pekerjaan fisik berhenti. Pembangunan tetap berjalan, sementara pencairan anggaran mengikuti proses penyelesaian dan penagihan pekerjaan.

Eri menyebut khusus kebutuhan pinjaman untuk pekerjaan PU mencapai sekitar Rp660 miliar.

“Karena untuk PU itu pinjaman sekitar Rp660 miliar,” jelasnya.

Baca Juga: Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Di sisi lain, sejumlah pekerjaan fisik untuk pengendalian banjir terus dikerjakan. Salah satunya pembangunan rumah pompa baru yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di Surabaya.

Selain itu, sepanjang 2026 terdapat pekerjaan saluran di 180 lokasi dengan total panjang mencapai 51 kilometer.

“Terus sudah normalisasi itu 964 saluran. Kita tarik nanti, ini kan terus normalisasi ya, sampai Desember bisa 1.000 saluran,” kata Eri.

Baca Juga: Pasar Keputran Surabaya Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Jika Molor Sanksi Menanti

Dengan progres tersebut, DPRD Surabaya menilai pekerjaan fisik penanganan banjir tetap perlu dikawal hingga akhir tahun. 

Terutama memastikan pekerjaan yang sudah mencapai progres tinggi dapat segera dituntaskan dan pencairan anggarannya mengikuti penyelesaian pekerjaan.

Sebab, memasuki penghujung tahun, pekerjaan infrastruktur pengendali banjir juga akan berhadapan dengan kondisi cuaca dan kebutuhan penanganan genangan yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Momen Bupati Sidoarjo Subandi Beri Santunan BPJS Ketenagakerjaan pada Mendiang Kades Tropodo

Selain santunan tersebut, keluarga juga akan menerima manfaat jaminan pensiun berkala sebesar Rp1.516.515 setiap bulan.

Dapat Suntikan Rp500 M dari Pusat, Pemkab Jember Siap Perkuat Sektor Kesehatan-Peternakan

Dukungan ini diharapkan menjadi pendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Siap-siap, Indonesia Disebut Bakal Segera Beralih ke Kendaraan Listrik, Setujukah?

Faisol menegaskan pentingnya keterlibatan PLN dan seluruh pemangku kepentingan agar ekspansi kendaraan listrik tidak menimbulkan kesenjangan.

Remaja 15 Tahun Dianiaya dan Dibacok di Sidoarjo, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Peristiwa tersebut dilatarbelakangi solidaritas terhadap seorang teman para tersangka yang sebelumnya mengalami kekerasan.