Top 5 Berita: Pengelolaan Wisata Sejarah hingga Revitalisasi Pasar Keputran
- Penulis : Redaksi
- | Rabu, 28 Okt 2026 08:30 WIB
selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Selasa (27/10/2026) hingga Rabu (28/10/2026) pagi. Pembaca tertarik berita pemerintahan, kriminal.
Berikut top 5 berita selalu.id:
Baca Juga: Pengelolaan Situs Sendang Agung, Wabup Sidoarjo: Butuh Sentuhan Pemerintah!
1. Pengelolaan Situs Sendang Agung, Wabup Sidoarjo: Butuh Sentuhan Pemerintah!
Potensi wisata sejarah dan religi di Kabupaten Sidoarjo masih memiliki pekerjaan rumah besar. Salah satunya adalah Situs Sendang Agung di Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo yang hingga kini pengelolaannya masih mengandalkan swadaya warga.
Hal itu mengemuka saat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meninjau langsung kawasan Sendang Agung, Selasa (27/10/2026). Kunjungan tersebut sekaligus untuk melihat potensi situs yang memiliki sejumlah mata air.
Di lokasi, Mimik menyusuri area sendang, melihat beberapa titik sumber air, hingga mencoba mencuci muka dan meminum air dari salah satu sumber utama.
Ia mengaku tidak mengetahui keberadaan situs tersebut sebelumnya. “Meski tempatnya berada di kecamatan kota, kalau saya tidak diberi informasi, saya juga tidak tahu. Ternyata di Sidoarjo banyak peninggalan tempat bersejarah yang belum tersentuh perhatian pemerintah,” ujarnya.
2. Gegara Utang Istri, Pria Bacok Penagih di Mojokerto
Persoalan utang piutang berujung aksi kekerasan di Jalan Gang 1, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/10/2026).
Seorang pria bernama Josman Siagian (55) asal Gubeng Jaya, Surabaya yang berdomisili Desa Bejijong mengalami luka bacok setelah diduga diserang Nanang Apriyanto (44) warga setempat.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban sedang menaikkan galon air mineral ke kendaraan roda tiga di depan rumahnya.
Pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban. Cekcok pun terjadi hingga berujung pembacokan di bagian dada.
Aksi itu sempat dilawan korban. Duel tidak terhindarkan hingga keduanya sama-sama terluka. Pelaku mengalami luka di jari kedua tangannya. Warga sekitar dengan cepat mengamankan pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk.
3. Motif Dibalik Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Jenazah Dimutilasi, Dibakar dan Digiling
Baca Juga: Gegara Utang Istri, Pria Bacok Penagih di Mojokerto
Motif di balik pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya AGF (4) di Madiun akhirnya terungkap. Pelaku, Dwi Bagus Martono (40), diduga melancarkan aksinya karena dilanda kecemburuan dan perselisihan asmara dengan korban.
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing, mengatakan peristiwa bermula saat pelaku menerima telepon dari istri sahnya yang meminta dijemput di stasiun. Hal tersebut memicu pertengkaran dengan korban yang diduga cemburu.
Lantaran tidak menemukan jalan keluar, pelaku yang sedang emosi mencekik korban hingga tewas di dalam kamar sebuah hotel di wilayah Madiun Kota. Anak korban yang berusia 4 tahun juga dihabisi dengan cara yang sama di dalam kendaraan pelaku.
"Akibat tak ada titik temu dari cekcok mulut tersebut, pelaku akhirnya menghabisi kedua korban dengan cara dicekik. Tindakan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua hari," jelas Kombes Roy di Mapolda Jatim, Selasa (27/10/2026).
4. Polisi Ungkap Suami yang Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun Miliki IQ di Atas Rata-rata
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim mengungkap Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan sadis terhadap istri siri dsn anaknya di Madiun memilik IQ di atas rata-rata dan memiliki sifat superior.
Hal ini diungkapkan oleh Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing. Ia mengatakan pemeriksaan psikologis telah dilakukan dan hasilnya telah keluar. "Tersangka ini bersifat superior," ujarnya di Polda Jatim, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati
Dalam konteks psikologi, sifat superior dapat berupa kecerdasan di atas rata-rata maupun kompleks superioritas, yaitu mekanisme pertahanan diri di mana seseorang merasa lebih baik, lebih pintar, dan lebih berharga dibandingkan orang lain.
Sering kali sikap ini justru menutupi rasa rendah diri yang mendalam, ditandai dengan sikap angkuh, arogan, kurang empati, dan selalu merasa paling benar, ciri yang juga berkaitan dengan gangguan kepribadian narsistik.
5. Pasar Keputran Surabaya Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Jika Molor Sanksi Menanti
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono menanggapi revitalisasi pasar di Surabaya dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembenahan bangunan.
Buleks sapaan akrabnya menyebut Pemerintah Kota Surabaya juga perlu memastikan pendataan pedagang berjalan transparan, pengelolaan stan tepat sasaran, serta pasar yang sudah lama sepi kembali produktif.
Dia menilai, apabila penyelesaian pembangunan molor dari target, pengelola pasar perlu memberikan kejelasan mengenai perkembangan pekerjaan dan jadwal pasar dapat ditempati pedagang.
“Kalau Oktober ini belum selesai, kami mencoba nanti saya coba ngomong sama teman-teman komisi untuk melakukan sidak di sana,” kata Buleks kepada selalu.id, Selasa (27/10/2026).
Editor : Achmad Supriyadi