Senin, 07 Sep 2026 00:45 WIB

IKA AWS Gelar Bedah Buku 'Ryan, Transformasi Sang Jagal Jombang'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Apr 2022 03:13 WIB
Acara bedah buku IKA AWS
Acara bedah buku IKA AWS

selalu.id - Ikatan Alumni Stikosa (IKA) Stikosa-AWS menggelar Bedah buku 'Ryan, Transformasi Sang Jagal Jombang' Rabu (20/04/2022) sore di ruang Multimedia, Stikosa AWS.

Acara yang dihadiri oleh Ketua Stikosa AWS, Dr. Meithiana Indrasari dan Founder Harian Disway, Dahlan Iskan via zoom meeting tersebut mendapatkan perhatian dari mahasiswa Stikosa AWS.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Buku yang ditulis oleh Doan Widhiandono dan Noor Arief Prasetyo tersebut bercerita tentang sisi lain kehidupan Ryan, pasca ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan 10 korban yang ditemukan dan dikubur di rumahnya desa Tembelang, Jombang, dan 1 pembunuhan berencana di Bekasi tahun 2008-2009.

Ketua Stikosa AWS, Meithiana Indrasari menjelaskan, rangkaian acara ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap buku yang ditulis oleh salah satu alumni Stikosa-AWS.

Dalam pemaparannya, Meithiana berpesan kepada mahasiswanya, jika menjadi penulis buku adalah level yang lebih tinggi dari wartawan dan peluang untuk memilih karir.

"Sekilas buku ini tentang pertobatan Ryan, setelah melakukan perbuatan yang begitu kejam. Termasuk latar belakang pembentukan jiwa Ryan saat masa kanak-kanak," ujar Meithiana.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Sementara itu, Noor Arif yang juga alumni Stikosa AWS tahun 2004 tersebut memaparkan, proses pembuatan buku kedua yang ia tulis ini berasal dari serial liputan di harian Disway yang ia garap bersama rekannya Doan Widhiandono.

Dalam proses penggarapan buku ini, selain melakukan wawancara langsung dengan Ryan dan Ibunya, Arif dan Doan juga menggabungkan dengan kumpulan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi-saksi kasus penjagalan yang dilakukan Ryan.

"Buku ini digarap dari hasil liputan dan keterangan saksi-saksi dalam kasus yang menjerat Ryan. Sudut pandang kehidupan Ryan dikupas tuntas di buku ini termasuk Ryan yang akan diwisuda menjadi Hafidz Al Quran," tegas Noor Arif.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sementara itu, Eko Pamuji Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menegaskan, buku ini wajib menjadi salah satu referensi untuk mahasiswa ataupun jurnalis pemula yang hendak terjun serius ke dunia kewartaan.

Menurutnya, apa yang ditulis oleh dua wartawan senior Disway tersebut merupakan karya jurnalis yang indah. Selain menyajikan fakta yang tidak banyak diketahui orang, teknik penulisan menjadi alasan.

"Inilah hasil karya jurnalis karena dengan membaca buku ini akan mendapatkan dua hal penting. Dapat satu konten artinya Isinya luar biasa memang. Kedua, bagaimana kalimat itu terangkai dengan baik. Alinea alinea dibuat dengan baik itu yang harus dipelajari oleh wartawan muda saat ini," ujar Eko. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.