Kamis, 01 Okt 2026 10:43 WIB

Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 01 Okt 2026 09:09 WIB
Hotel Alana. (Istimewa)
Hotel Alana. (Istimewa)

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 3 berita sejak Rabu (30/9/2026) hingga Kamis (1/10/2026) pagi.

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca di dominasi pemberitaan soal tiga anggota DPRD dari Kader Gerinda yang ditangkap polisi saat pesta narkoba di Hotel The Alana.

Baca Juga: Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Berikut top 5 berita selalu.id: 

1. Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

The Alana Hotel Surabaya menjadi perbincangan hangat hari ini, Rabu (30/9/2026), menyusul penggerebekan pesta narkoba yang digelar delapan orang yang tiga di antaranya anggota DPRD dari Fraksi Gerindra dalam kamar hotel bintang empat tersebut.

Dari penelurusan di internet, The Alana Hotel Surabaya merupakan milik keluarga Noegroho Hari Hardono melalui PT Saraswanti Graha Indah, yang merupakan bagian dari Saraswanti Group.

Untuk menajemen operasional, Archipelago International (sebelumnya dikenal sebagai Aston International) yang mengelola merek The Alana.

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan markas Polda Jawa Timur.

The Alana Hotel Surabaya merupakan salah satu pilihan akomodasi bintang empat yang paling diminati di kawasan Surabaya Selatan.

2. Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Penggerebekan pesta narkoba di Hotel The Alana Surabaya yang melibatkan delapan orang, termasuk tiga wakil rakyat dari kader partai Gerindra, hingga kini terus didalami polisi.

Atas itu, pihak manajemen hotel menegaskan komitmen penuh untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Marketing Communication (Marcom) The Alana Surabaya, William Sihombing, membenarkan insiden penangkapan yang terjadi di area operasional mereka. Pihaknya mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat kepolisian.

"Benar, kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian," kata William kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

3. Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten yang diketahui merupakan kader Partai Gerindra terjaring razia saat diduga pesta narkoba di kamar hotel di Surabaya, Senin (28/9/2026).

Tak hanya tiga kader anggota dewan tersebut, lima orang juga diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya. Ketiga legislator tersebut yakni anggota DPRD Malang dan satu DPRD Banyuwangi.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, penggerebekan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya pesta narkoba di kamar hotel tersebut, yang diduga melibatkan seseorang berinisial N, seorang karyawan swasta.

"Petugas yang turun ke lokasi mendapati delapan orang sedang menggunakan narkoba, yakni berinisial F, R, K, N, Ro, U, Ar, dan A," kata Hadi Ismanto, Rabu (30/9/2026).

Dari penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa satu plastik sisa sabu, dua butir pil ekstasi warna kuning, alat hisap, korek api, serta bungkus rokok bekas yang digunakan untuk menyimpan narkotika.

4. Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

Baca Juga: Polisi Pasuruan Antisipasi Karhutla Meluas di Bukit Keciri Perbatasan Malang

The Alana Hotel Surabaya merupakan salah satu pilihan akomodasi bintang empat yang paling diminati di kawasan Surabaya Selatan.

Pengunjung yang minat baru-baru ini adalah delapan orang yang tiga di antaranya merupakan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra di wilayah Jawa Timur.

Tapi, mereka datang tidak untuk rapat atau pun bicara soal pekerjaan, melainkan menginap untuk pesta narkoba. Kini, mereka pun hanya bisa pasrah di hadapan penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang menggerebek mereka saat pesta narkoba di hotel yang tak jauh dari markas Polda Jatim itu.Para pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut digerebek pada Senin (28/9/2026) dini hari.

5. Top 5 Berita: Kakek Tewas hingga Terlibat Pungli

Lima berita top juga tak kalah menarik bagi pembaca. Berita kakek ditemukan tewas dengan penuh luka dan tangannya terputus menjadi perhatian pembaca.

Pembaca menantikan, apakah kakek tersebut merupakan korban pembunuhan atau korban kejahatan lainnya. Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.