Selasa, 27 Okt 2026 21:45 WIB

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

PLTS Terapung Karangkates di Waduk Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Dok. PLN NP for selalu.id).
PLTS Terapung Karangkates di Waduk Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Dok. PLN NP for selalu.id).

selalu.id - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) terus menggenjot pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Waduk Sutami, Kabupaten Malang.

Hingga Oktober 2026, proyek energi ramah lingkungan tersebut telah mencatatkan progres konstruksi sebesar 70 persen.

Baca Juga: Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan percepatan ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

"Pembangunan PLTS Terapung Karangkates menunjukkan perkembangan positif. Capaian 70 persen ini memacu kami untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem," kata Ruly dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

PLTS Terapung Karangkates bakal mengantongi kapasitas terpasang hingga 133 megawatt peak (MWp). Dengan kapasitas jumbo tersebut, pembangkit ini diproyeksikan menjadi PLTS terapung terbesar kedua di Indonesia setelah PLTS Terapung Cirata (192 MWp), sekaligus mempertegas posisi Jawa Timur dalam peta energi bersih nasional.

Pembangunan proyek ini memanfaatkan area permukaan Waduk Sutami seluas 71,435 hektare atau hanya sekitar 3,7 persen dari total luas perairan waduk (1.905 hektare).

Baca Juga: Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Skema ini dinilai sangat efisien karena mampu menambah kapasitas energi terbarukan tanpa perlu pembebasan lahan darat secara masif.

Secara teknis, PLTS Terapung Karangkates dilengkapi delapan PV island dengan rata-rata rasio DC/AC sebesar 1,33.

Selain fokus menyambung fasilitas pembangkit, PLN NP juga mengejar perakitan saluran transmisi 150 kV sepanjang 4,6 km sirkuit serta pembangunan extension bay di Gardu Induk Sutami 150 kV.

Baca Juga: PPSN VI di Malang, Menag Beri Motivasi Santri Siap Hadapi Tantangan Zaman

Proses inisiasi produksi listrik pertama (first power) dijadwalkan mulai meluncur pada awal Desember 2026.

Sementara untuk pengoperasian secara penuh atau Commercial Operation Date (COD), PLN NP menargetkan bisa terealisasi pada awal tahun 2027.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.

Sekum MUI Jatim Ajak Pemuda Bangun Bangsa dengan Ilmu dan Amal Saleh

Gus Hasan menekankan semangat persatuan yang lahir dari Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan di tengah keberagaman bangsa.