Kamis, 29 Okt 2026 23:06 WIB

Polda Jatim Siaga Penuh Amankan 7 Gunung Rawan Karhutla

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Foto: Dony/selalu.id).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Polda Jatim bersiap menghadapi fase kritis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat puncak musim kemarau.

Menanggapi ancaman tersebut, pengamanan diperketat dan status siaga penuh resmi ditetapkan di berbagai wilayah rawan.

Baca Juga: Fakta-fakta Mengerikan Kasus Mutilasi Ibu-Anak di Madiun

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, patroli pembuatan sekat bakar dan pengawasan intensif difokuskan pada tujuh kawasan pegunungan yang rawan membara.

Area tersebut meliputi Gunung Bromo, Semeru, Raung, Ijen, Argopuro, Butak, hingga Gunung Lemongan.

"Langkah mitigasi intensif ini kami fokuskan di kawasan gunung strategis yang memiliki indikasi kerawanan tinggi selama puncak musim kemarau," kata Abast, Senin (14/9/2026).

Peningkatan pengawasan ini merupakan langkah konkret Polda Jatim dalam menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Instruksi itu menegaskan pentingnya pengendalian karhutla secara masif melalui pemetaan hotspot, patroli terpadu, hingga kesiapsiagaan personel darat dan udara.

Meski mengedepankan pendekatan preventif melalui sosialisasi dan peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah lereng gunung, Polda Jatim memastikan tidak ada kompromi bagi para pelanggar hukum.

"Pihak kepolisian mengedepankan tindakan preventif, namun kami tetap bersikap tegas dalam penegakan hukum bagi siapa saja yang melanggar," tegas Abast.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Gaungkan Patriotik, Gigih, Berempati

Sanksi berat telah menanti para pelaku karhutla, baik yang sengaja maupun akibat kelalaian: UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Pasal 78): Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar bagi pembakar hutan secara sengaja.

Kemudian UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH (Pasal 108): Ancaman pidana penjara minimal 3 tahun hingga maksimal 10 tahun, serta denda hingga Rp10 miliar.

Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga kelestarian lingkungan serta kesehatan bersama.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kejati Jatim Usut Dugaan Aliran Pungli Perizinan Rp687 Juta ke Mantan Kadis ESDM

Dari total saksi yang dipanggil, sebanyak 21 orang di antaranya sudah memenuhi panggilan dan memberikan keterangan di hadapan penyidik.

Waspada Pakai ChatGPT, Ini Dampak Fatalnya yang Jarang Diketahui

Kasus ini mencuat setelah Michael Lines (34), pria yang mengidap gangguan bipolar, resmi melayangkan gugatan hukum terhadap perusahaan pengembang OpenAI.

Gudang Produksi Pintu di Mojokerto Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Bangunan berukuran 80x50 meter persegi itu rata dengan tanah.

Giliran Bahlil Dipanggil Presiden Prabowo untuk Rapat Tertutup Hari Ini, Ada Apa?

Dipanggilnya Bahlil ini memicu spekulasi di tengah panasnya isu pemangkasan pasokan gas bumi Indonesia ke Singapura.

Maling yang Bobol Toko di Randu Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Jejak Kejahatannya

Kini, tersangka MK beserta barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak guna proses hukum lebih lanjut.

Pesan Khusus Bupati Subandi saat Kukuhkan Forum TJSLP Sidoarjo, Wajib Dikerjakan

Melalui Forum TJSLP periode 2026–2029, Pemkab Sidoarjo berharap kemitraan dengan dunia usaha semakin efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.