Minggu, 30 Agu 2026 19:47 WIB

Akses Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Macet Mengular hingga 10 Kilometer

Kemacetan parah menuju akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Rahmat/selalu.id).
Kemacetan parah menuju akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Rahmat/selalu.id).

selalu.id - Akses menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi lumpuh total akibat kemacetan parah yang terjadi selama empat hari terakhir.

Antrean panjang kendaraan mengular hingga 10 kilometer, memicu keluhan meluas dari warga lokal maupun pengguna jalan lintas provinsi, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga: Foto: Kemacetan Parah Menuju Akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Penumpukan armada skala besar seperti truk trailer dan tronton pengangkut muatan logistik tujuan Lombok dan Bali tampak mendominasi antrean.

Sejumlah sopir bahkan mengaku harus tertahan hingga dua hari untuk bisa masuk ke area pelabuhan.

Salah seorang pengusaha travel asal Banyuwangi, Ilham, mengungkapkan kekesalannya atas situasi yang melumpuhkan aktivitas usahanya tersebut.

"Kalau bisa naik motor saya naik motor mas. Tapi mau gimana lagi, kerjaan saya harus pakai mobil," kata Ilham kepada selalu.id yang kini terjebak macet sekitar dua kilometer dari pelabuhan, Minggu (30/8/2026) malam.

Pemicu kemacetan parah ini disinyalir akibat lonjakan volume kendaraan yang tidak mampu tertampung oleh kapasitas operasional penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk maupun Ketapang-Lembar.

Kemacetan parah menuju akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Rahmat/selalu.id).Kemacetan parah menuju akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Rahmat/selalu.id).

Baca Juga: Pelindo Siap Dukung Pembukaan Jalur Penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar

Kondisi diperparah dengan adanya pengerjaan perbaikan dermaga di area Pelabuhan Ketapang, yang berdampak pada berkurangnya trip operasional kapal.

Dampak kemacetan ini juga dirasakan oleh sopir angkutan barang lintas pulau.

Rudi, warga asal Bali yang mengemudikan truk tronton muatan triplek dari Lumajang menuju Bali, membenarkan adanya kemacetan total yang menjebak para sopir sejak dari arah berlawanan.

"Tadi pagi saya dari Gilimanuk macet total juga. Saya bawa tronton muat triplek dari Lumajang mau bawa ke Bali," ungkapnya.

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

Hingga kini, pantauan di lokasi kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalur utama Pelabuhan Ketapang masih terus terjadi.

Warga dan para pengguna jalan berharap adanya penanganan cepat serta solusi penguraian arus dari pihak pengelola pelabuhan maupun kepolisian setempat.

Sebab, hingga saat ini pula, belum terlihat petugas yang turun ke lokasi untuk mengatur kemacetan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KDMP Ngingas Didorong Jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

Selain membuka akses dari Delta Sari, jalur dari sisi timur juga akan diintegrasikan dengan kawasan KDMP.

Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

Petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam.

Pencalonan Gus Yusuf Gugur, Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kericuhan

Menurut pendemo, hasil sidang pleno berdampak KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) terjegal dari kandidat calon Ketum PBNU.

Enam Bangunan Dibongkar, Lahan 1.210 meter di Margorejo Bakal Punya Wajah Baru

Menurut Rizal, penertiban tersebut telah melalui proses sosialisasi dan pemberitahuan.

Lewat Job Fair, 5.120 Pencari Kerja Surabaya Sudah Ditempatkan hingga Juli 2026

Pada 2025, TPT Surabaya tercatat 4,84 persen. Tahun ini, angkanya ditargetkan turun menjadi 4,47 persen.

Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

Perubahan itu diberlakukan setelah 552 suara voting dilakukan. Hasilnya, 401 peserta menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.