Rabu, 22 Jul 2026 11:34 WIB

Polisi Siap Fasilitasi Rencana Aksi Mahasiswa Surabaya pada 14 April

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Apr 2022 14:39 WIB
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan

selalu.id - Polisi menyatakan kesiapannya memfasilitasi rencana aksi mahasiswa Surabaya pada 14 April 2022 mendatang. Tercatat sekitar 3000 mahasiswa yang akan turun aksi ke jalan.

"Insyallah jumlahnya kami komunikasikan dan mudah-mudahan mahasiswa sangat memahami, dan kami fasilitasi untuk BEM Surabaya akan aksi dengan caranya sendiri dengan bijak dan menghormati warga Surabaya," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Senin (11/4/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Yusep menyampaikan, bahwa tidak ada demonstrasi di Surabaya pada 11 April yang dilakukan oleh Mahasiswa seluruh Indonesia (SI). Sebab Mahasiswa Surabaya sendiri akan melakukan aksi 14 April 2022 mendatang. Meski tak ada aksi, polisi menyiagakan sekitar 4000 pasukan gabungan pada 11 April kemarin.

"Alhamdulillah, kami bersama seluruh Forkompinda kota Surabaya berupaya melakukan komunikasi aktif dengan para mahasiswa maupun organisasi kemahasiswaan sehingga hari ini tidak ada aksi dan relatif kondusif," ujar Yusep.

Dalam pengamanan aksi demo 11 April ini, Polrestabes di backup oleh satuan atas, khususnya Kapolda Jatim baik standy pos, standby on call dan kekuatan TNI di standby kan 4 SSK, 2 SSK dari Marinir, kemudian dari kodam 4 SSK.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Alhamdulillah untuk hari ini tidak ada aksi. Kekuatan yang kita siapkan estimasi di atas 4 ribuan anggota," jelasnya.

Sementara itu, dalam Pengamanan Ramadan, Polrestabes selalu melakukan patroli sekala besar melibatkan TNI/Polri serta dari Pemerintah Kota Surabaya.

"Pengamanan di bulan ramadhan sendiri kami inten memperketat dari pada pengamanan giat masyarakat baik di pagi hari sampai dinihari, khususnya di atas pukul 00.00 wib," tuturnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Setiap harinya, sepertiga kekuatan daripada Polrestabes Surabaya didukung bantuan dari TNI maupun dari pemerintah kota, Satpol PP dan Linmas mengantisipasi balapan liar maupun tawuran oknum anak-anak yang saat ini menjadi euforia selama Ramadan.

"Alhamdulillah di hari ke 10 ini relatif kondusif dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Surabaya yang senantiasa mendukung, menjaga situasi di bulan suci ramadan tetap kondusif," pungkas Yusep. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.