Ombudsman RI Puji Gebrakan Pelayanan Publik Jember yang Sentuh Masyarakat Pedesaan
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Kamis, 06 Agu 2026 13:18 WIB
selalu.id - Gebrakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam memperluas akses pelayanan publik mendapat apresiasi positif dari Ombudsman Republik Indonesia.
Wakil Kepala Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, mengaku terkejut usai melihat langsung kualitas pelayanan kesehatan hingga fasilitas publik yang terus dikembangkan oleh Pemkab Jember.
Baca Juga: Ombudsman RI Puji Pelayanan MPP Mini Tanggul Jember, Tetap Cepat dan Solutif Meski Jam Rawan
Apresiasi tersebut disampaikan Rahmadi saat mendampingi Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau sejumlah fasilitas kesehatan dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul, Rabu (5/8/2026).
Tidak sekadar mengecek kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas, Rahmadi juga berinteraksi langsung dengan warga yang tengah mengurus dokumen dan memanfaatkan fasilitas layanan publik.
"Hasil yang kami lihat cukup mengejutkan. Kondisinya sangat baik. Bahkan ini merupakan salah satu pelayanan publik yang pernah saya lihat yang benar-benar menyentuh langsung masyarakat di pedesaan," ujar Rahmadi.
Menurutnya, kualitas pelayanan kesehatan di Jember menunjukkan progres yang sangat signifikan. Dari sisi standar layanan, sejumlah fasilitas yang dikunjunginya bahkan dinilai mampu bersaing dengan pelayanan kesehatan swasta kelas atas di Jakarta.
Meski begitu, Ombudsman menekankan bahwa indikator pelayanan tidak hanya diukur dari megahnya bangunan. Pengalaman langsung masyarakat, seperti kemudahan, kepastian, dan rasa aman, menjadi poin kunci utama.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan bahwa pihaknya berupaya mengubah paradigma pelayanan publik. Pemerintah daerah mendorong skema jemput bola agar warga desa tidak lagi kesulitan mendatangi pusat pemerintahan.
Baca Juga: Polantas Menyapa, Cara Samsat Jember Permudah Layanan ke Warga dengan Jemput Bola
Berbagai terobosan diluncurkan Pemkab Jember, mulai dari pengaduan masyarakat Wadul Gus'e, jaminan Universal Health Coverage (UHC), layanan Home Care, hingga pengoperasian MPP Mini di tingkat kecamatan.
"Jember melakukan terobosan-terobosan untuk perbaikan pelayanan publik. Dimulai dari saluran Wadul Gus'e, kemudian di bidang kesehatan kita sudah UHC," kata Gus Fawait.
Melalui program UHC, warga Jember kini dijamin bisa mengakses layanan kesehatan gratis tanpa perlu dibayangi kekhawatiran biaya.
"Hari ini masyarakat yang selama ini tidak berani berobat karena faktor biaya sudah dijamin sepenuhnya mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," tegasnya.
Baca Juga: Mengenal Filza Isnaini, Guru SMPN 9 Jember yang Masuk 31 Terbaik Nasional
Tak hanya UHC, Pemkab Jember juga menghadirkan inovasi layanan Home Care. Melalui program ini, tenaga medis akan aktif mendatangi warga kelompok prioritas, terutama masyarakat miskin ekstrem yang memiliki keterbatasan fisik maupun ekonomi untuk datang ke puskesmas.
Di sektor administrasi kependudukan (Adminduk), Pemkab Jember turut memangkas birokrasi dan pemenuhan blangko KTP elektronik langsung di tingkat kecamatan. Keberadaan MPP Mini Kecamatan Tanggul menjadi bukti konkret pemerataan layanan tersebut.
"MPP Mini di Kecamatan Tanggul menjadi wujud keadilan pelayanan. Warga Jember bukan hanya yang tinggal di kota, tetapi juga yang berada di desa harus mendapatkan pelayanan yang sama," pungkas Gus Fawait.
Editor : Zein Muhammad