Senin, 07 Sep 2026 10:53 WIB

Palsukan Kosmetik Merek KLT, Warga Surabaya ini Untung Rp 500 Juta per Bulan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Apr 2022 13:54 WIB
Tersangka saat di Mapolda Jatim
Tersangka saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Polisi mengamankan warga Surabaya yang kedapatan memalsukan merek kosmetik terkenal.

BS (33) ditangkap lantaran memalsukan kosmetik bermerk KLT dan meraup keuntungan sekitar 500 juta per bulan.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

"Yang bersangkutan mulai melakukan ini sejak tahun 2019. Dulu yang bersangkutan menurut informasi bekerja di KLT, dia berhenti dan dia melakukan pemalsuan produk KLT," Kasubdit I Indaksi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Oki Ahadian Purwono, Jumat (8/4/2022).

Oki menjelaskan, BS mendapatkan bahan-bahan kosmetik ilegal tersebut dengan mudah yang sering didapatkan di warung-warung.

"Bahan dijual sangat bebas, gampang didapatkan, jadi dia mendapatkan modal sedikit untung banyak," ujar Oki.

Bahan-bahan yang digunakan kosmetik itu, kata Oki, yakni Alkohol, air, sabun batangan, aquades, krim, dan pewarna makanan,

"Kita masih menunggu uji laboratorium untuk bahan-bahan yang berbahaya, kita khawatirkan bahan warna makanan,"jelasnya.

Kemudian cara pembuatannya KLT tersebut dengan cara mencampurkan semua bahan baku ke dalam baskom.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Lalu bahan baku tersebut diaduk hingga menyatu dan dicampurkan bahan pewarna setelah tercampur semua dimasukan isi kosmetik itu kedalam botol menggunakan sendok.

Lebih lanjut Oki menyampaikan, BS menjual kosmetik tersebut dengan harga murah Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu. Padahal Produk aslinya dijual dengan harga Rp 200 ribu.

Oki menyebut, BS berani menjual murah karena bahan-bahan kosmetiknya murah dan mudah didapat. Bahkan, modal yang BS keluarkan pun sedikit, sehingga ia mendapatkan keuntungan berkali lipat.

"Omsetnya Rp570 juta setiap bulan. Jadi dari tahun 2019, sudah miliaran rupiah yang didapatkan dari usaha ilegalnya selama ini," ujarnya

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Oki menambahkan, dalam memproduksi kosmetiknya, BS dibantu oleh beberapa karyawan. Tercatat 5 hingga 10 orang membantu membuat produk kosmetik palsu ini.

"Dalam membuat kosmetik, yang bersangkutan belajar secata Otoddidak," tuturnya.

Saat dimintai keterangan pemilik perusahaan kosmetik KLT, mereka mengakui bahwa produk yang dijual pelaku BS tersebut bukan produk kosmetik mereka.

Pelaku pemalsuan merk kosmetik ini dikenakan Pasal 106 UU Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan atau pasal 196 dan atau pasal 197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan atau pasal 62 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.