Minggu, 01 Nov 2026 03:53 WIB

Wali Kota Eri Minta Polisi Usut Tuntas Penyerobotan Ruko di Ngagel Rejo Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Jul 2026 18:49 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di ruko Ngagel Rejo. (Dok. Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di ruko Ngagel Rejo. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penyelesaian dugaan penyerobotan dan intimidasi terhadap ruko di kawasan Ngagel Rejo kini sepenuhnya berada di ranah hukum.

Ia meminta seluruh pihak menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian dan tidak menempuh cara-cara yang mengarah pada aksi premanisme.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Pernyataan itu disampaikan Eri usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Sabtu (25/7/2026).

Sidak itu dilakukan menyusul adanya laporan dugaan pendudukan paksa oleh sekelompok orang yang disebut berasal dari organisasi masyarakat (ormas).

"Jangan menggunakan kekerasan. Indonesia ini negara hukum. Jadi jangan mau menang sendiri dan jangan pakai kekuatan premanisme. Selesaikan lewat jalur hukum, karena kalau model begini, rusak tali persaudaraan di Kota Surabaya," tegas Eri, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, sengketa bermula setelah aset ruko dibeli pemilik baru melalui lelang resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dari Bank BRI. 

Namun, ia menyebut pemilik lama diduga tidak menerima hasil lelang tersebut dan mendatangkan sekelompok orang untuk menguasai bangunan.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Eri meminta pihak yang mengaku sebagai pemilik sah segera membuat laporan resmi ke kepolisian agar seluruh proses penyelesaian dilakukan sesuai ketentuan hukum.

"Yang diambil paksa kemarin, saya minta lapornya langsung ke polisi, bukan ke Pak Wali. Biar proses hukumnya berjalan. Laporan ke kepolisian sudah masuk dan saat ini kepolisian sudah memprosesnya," jelasnya.

Eri juga menyatakan Satgas Anti-Premanisme akan turun apabila kembali terjadi dugaan penguasaan paksa atau gangguan ketertiban di lokasi sengketa. Meski demikian, ia menekankan tindakan tersebut tetap harus mengikuti proses hukum yang berlaku.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

"Tugas Satgas Anti-Preman itu, ketika lokasi dikuasai secara ilegal, kita datangi agar hal itu tidak terjadi. Kalau ada aksi seperti itu lagi, ya kita tangkap. Selesaikan saja lewat jalur hukum yang berlaku," tegasnya.

Eri berharap keberadaan rekaman CCTV dan pengawalan dari kepolisian dapat membantu mengungkap peristiwa tersebut sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa.

"Saya berharap kejadian ini bisa diselesaikan secara hukum dan memberi kejelasan untuk kedua belah pihak," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.