Senin, 07 Sep 2026 00:40 WIB

Benteng Perlindungan Generasi Muda, Cara Sidoarjo Persempit Ruang Gerak Pengedar Narkoba

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 23 Jul 2026 18:31 WIB
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Sidoarjo. (Foto: Ateng/selalu.id).
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Sidoarjo. (Foto: Ateng/selalu.id).

selalu.id - Ancaman penyalahgunaan narkotika masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kabupaten Sidoarjo. 

Di tengah berbagai upaya penindakan yang terus dilakukan aparat, pemerintah daerah kini mendorong strategi pencegahan yang lebih masif melalui pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, hingga deteksi dini di lingkungan pendidikan.

Baca Juga: Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Komitmen tersebut menguat dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang menjadi ajang konsolidasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), DPRD, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, Kamis (23/7/2026) 

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pemanfaatan hasil survei prevalensi narkotika yang dilakukan secara mandiri di Kabupaten Sidoarjo. 

Data tersebut dinilai penting untuk mengetahui tingkat kerawanan setiap wilayah sehingga program pencegahan dapat dijalankan lebih tepat sasaran.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan perhatian utama pemerintah saat ini bukan hanya pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga bagaimana mencegah munculnya pengguna baru, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja.

"Kita tidak melihat banyaknya penangkapan, tetapi bagaimana cara kita mengurangi terutama anak-anak kita yang terkena narkoba," katanya.

Subandi menyebut, hasil survei yang telah dilakukan akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah strategis bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa hingga aparat penegak hukum.

"Harapan kita, dengan adanya survei ini dapat menurunkan pengguna narkoba yang ada di Sidoarjo dan melindungi anak-anak kita," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto mengingatkan bahwa perkembangan peredaran narkotika saat ini berlangsung sangat dinamis.

Baca Juga: Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

 Jaringan pelaku terus melakukan berbagai cara untuk memperluas pasar dan menjangkau sasaran baru.

"Momentum ini tentunya sebagai sarana intervensi kepada kita semua tentang perkembangan yang cukup memprihatinkan terkait penyalahgunaan narkotika," katanya.

Karena itu, Gatot menilai peningkatan kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di daerah.

"Kita harus menyadari bersama bahwa bahaya narkotika itu selalu mengancam, karena para pelaku akan selalu mencari pasar baru dan membuat modus operandi baru," jelasnya.

Dorongan agar pencegahan menjadi prioritas juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Handono. Menurutnya, langkah preventif harus dilakukan secara berkelanjutan agar kasus penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dini.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

"Yang paling penting adalah preventif. Sebelum terjadi banyak hal, maka yang harus kita lakukan adalah pencegahan," ujarnya.

Warih menilai program tes urine yang sebelumnya telah diterapkan kepada ASN, PPPK, dan tenaga pendidik perlu terus diperkuat. 

Bahkan, program serupa dapat diperluas ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

"Kalau ada sosialisasi ditambah tes urine, maka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba akan semakin maksimal," tegasnya.

Melalui pendekatan berbasis data, penguatan edukasi, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Sidoarjo berharap dapat menekan angka penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.