Minggu, 25 Okt 2026 20:43 WIB

Benteng Perlindungan Generasi Muda, Cara Sidoarjo Persempit Ruang Gerak Pengedar Narkoba

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 23 Jul 2026 18:31 WIB
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Sidoarjo. (Foto: Ateng/selalu.id).
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Sidoarjo. (Foto: Ateng/selalu.id).

selalu.id - Ancaman penyalahgunaan narkotika masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kabupaten Sidoarjo. 

Di tengah berbagai upaya penindakan yang terus dilakukan aparat, pemerintah daerah kini mendorong strategi pencegahan yang lebih masif melalui pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, hingga deteksi dini di lingkungan pendidikan.

Baca Juga: Viral! Sungai Brantas Mengering Disulap jadi Jalur Alternatif Sidoarjo-Mojokerto dan Tempat Wisata Dadakan

Komitmen tersebut menguat dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang menjadi ajang konsolidasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), DPRD, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, Kamis (23/7/2026) 

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pemanfaatan hasil survei prevalensi narkotika yang dilakukan secara mandiri di Kabupaten Sidoarjo. 

Data tersebut dinilai penting untuk mengetahui tingkat kerawanan setiap wilayah sehingga program pencegahan dapat dijalankan lebih tepat sasaran.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan perhatian utama pemerintah saat ini bukan hanya pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga bagaimana mencegah munculnya pengguna baru, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja.

"Kita tidak melihat banyaknya penangkapan, tetapi bagaimana cara kita mengurangi terutama anak-anak kita yang terkena narkoba," katanya.

Subandi menyebut, hasil survei yang telah dilakukan akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah strategis bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa hingga aparat penegak hukum.

"Harapan kita, dengan adanya survei ini dapat menurunkan pengguna narkoba yang ada di Sidoarjo dan melindungi anak-anak kita," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto mengingatkan bahwa perkembangan peredaran narkotika saat ini berlangsung sangat dinamis.

Baca Juga: Merawat Sejarah Kampung Putri Terung Sidoarjo di Tengah Era Digital

 Jaringan pelaku terus melakukan berbagai cara untuk memperluas pasar dan menjangkau sasaran baru.

"Momentum ini tentunya sebagai sarana intervensi kepada kita semua tentang perkembangan yang cukup memprihatinkan terkait penyalahgunaan narkotika," katanya.

Karena itu, Gatot menilai peningkatan kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di daerah.

"Kita harus menyadari bersama bahwa bahaya narkotika itu selalu mengancam, karena para pelaku akan selalu mencari pasar baru dan membuat modus operandi baru," jelasnya.

Dorongan agar pencegahan menjadi prioritas juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Handono. Menurutnya, langkah preventif harus dilakukan secara berkelanjutan agar kasus penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dini.

Baca Juga: Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

"Yang paling penting adalah preventif. Sebelum terjadi banyak hal, maka yang harus kita lakukan adalah pencegahan," ujarnya.

Warih menilai program tes urine yang sebelumnya telah diterapkan kepada ASN, PPPK, dan tenaga pendidik perlu terus diperkuat. 

Bahkan, program serupa dapat diperluas ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

"Kalau ada sosialisasi ditambah tes urine, maka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba akan semakin maksimal," tegasnya.

Melalui pendekatan berbasis data, penguatan edukasi, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Sidoarjo berharap dapat menekan angka penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Polsek Sukorejo dan Polres Kendal. Dugaan sementara, duel berdarah itu karena cemburu buta.

Spot Nongkrong Baru di Nganjuk: Nuansa Pedesaan Swiss, Harga Murah Bonus View Gunung Wilis

Untuk menu di kafe ini mulai dari hidangan utama (makanan berat), kudapan manis seperti slice cake, aneka camilan asin hingga kopi dan minuman lainnya.

5 Wisata Bandung Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga, Lengkap dan Murah Banget

Selain bikin tenang, tempat wisata Dago Bandung untuk juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti kafe tematik, taman edukatif hingga area bermain keluarga.

Polres Pasuruan Ajak Jemaat Jaga Toleransi dan Tangkal Perundungan Lewat Minggu Kasih

Upaya ini diarahkan untuk menjaga toleransi, mencegah potensi konflik sosial, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pemerintah Salurkan Bantuan 2 Juta Ton Beras hingga Akhir 2026, Ini Kriteria Warga yang Dapat

Setiap KPM menerima 10 kilogram per bulan yang disalurkan sekaligus (dirapel) sebesar 30 kilogram per keluarga, dengan total beras mencapai 1 juta ton.

Harga Daging Sapi di Surabaya Hari Ini, Berikut Rincian per Kilonya

RPH Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mempertimbangkan harga ketika membeli daging sapi. Kualitas dan keamanan juga perlu menjadi perhatian.