Senin, 06 Jul 2026 14:49 WIB

Konser Denny Caknan di Surabaya Makan Korban: 2 Orang Terluka Parah, Lainnya Luka dan Trauma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jul 2026 13:57 WIB
Sejumlah penonton yang terluka saat dibawa menggunakan ambulans. (Dok. Istimewa).
Sejumlah penonton yang terluka saat dibawa menggunakan ambulans. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Konser Denny Caknan di acara soft launching Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR), Surabaya, ricuh, Minggu (5/7/2026) malam.

Akibatnya, sekitar 10 orang penonton harus dilarikan ke RSUD dr Soewandhie setelah terjadi aksi saling dorong yang menyebabkan pagar pembatas jebol.

Baca Juga: Konser Denny Caknan di Eks Hi-Tech Mall Surabaya Membludak, Pagar Besi Sampai Jebol

Konser gratis dan terbuka untuk umum yang menjadi bagian dari peluncuran pusat kreativitas anak muda, itu dipadati pengunjung sejak sore. 

Membludaknya massa membuat situasi di pintu masuk, khususnya di sisi selatan kawasan eks Hi-Tech Mall, tidak terkendali.

Ribuan penonton yang tertahan di luar area konser berdesakan untuk masuk hingga pagar pembatas roboh. 

Kondisi itu memicu kepanikan. Sejumlah penonton dilaporkan terjatuh, terinjak, dan terhimpit massa yang terus merangsek ke dalam lokasi acara.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Soewandhie untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Adu Nasib di Surabaya, Arek Blitar Malah Masuk Penjara

“Semua dievakuasi ke RSUD Soewandhie. Terdapat 10 korban. Yang mengalami trauma fisik akibat berdesakan dan dorong-dorongan ada delapan orang,” katanya, Senin (6/7/2026).

Dari delapan korban trauma fisik, dua orang mengalami luka berat dan harus menjalani operasi.

“Dari delapan orang itu, yang luka berat ada dua orang dan saat ini memerlukan tindakan operasi,” jelas Billy.

Baca Juga: Warga Surabaya Menjerit soal Debu Proyek Drainase, DSDABM Siapkan Sanksi Tegas pada Kontraktor

Sementara itu, dua korban lainnya tidak mengalami trauma fisik akibat desakan massa, tetapi membutuhkan perawatan karena mengalami sesak napas dan stres setelah menjadi korban pencopetan di tengah kerumunan.

“Dua korban lainnya masuk kategori non-trauma karena memiliki riwayat sesak napas serta mengalami stres setelah menjadi korban pencopetan,” ungkap Billy.

Pihaknya memastikan sebagian korban yang hanya mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang. Namun, dua korban dengan luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan menunggu tindakan operasi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Menurut Ali, sambutan hangat dari para kepala desa dan masyarakat Bawean, menjadi sinyal bahwa pendekatan politik Golkar mendapat respons positif.

75 LC Diamankan di Warung Pangku Jabon Sidoarjo Ternyata Banyak Dari Kota Ini

Dari puluhan LC tersebut, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan satu di antaranya terindikasi menderita sifilis atau raja singa.

Enam Kapolda Berganti, Berikut Daftarnya

Irjen Pol Isir mengatakan mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia.

Pemkab Sidoarjo Perkuat Gerakan Masyarakat Lawan Narkoba dalam Peringatan HANI 2026

Kepedulian warga di lingkungan RT, RW, hingga desa juga dinilai menjadi benteng awal untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjelma Rasa dan Sydney Menjadi Indonesia

Bukan aroma kopi biasa. Aroma Indonesia yang akhirnya mengklaim tempatnya di jantung kota paling kosmopolitan di Australia Selatan.

1.500 Pelari Ramaikan Majapahit Run 2026 di Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto berharap semangat berlari dapat mendorong masyarakat memiliki kesehatan jasmani dan rohani sehingga tetap produktif.