Senin, 12 Okt 2026 06:02 WIB

Konser Denny Caknan di Surabaya Makan Korban: 2 Orang Terluka Parah, Lainnya Luka dan Trauma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jul 2026 13:57 WIB
Sejumlah penonton yang terluka saat dibawa menggunakan ambulans. (Dok. Istimewa).
Sejumlah penonton yang terluka saat dibawa menggunakan ambulans. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Konser Denny Caknan di acara soft launching Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR), Surabaya, ricuh, Minggu (5/7/2026) malam.

Akibatnya, sekitar 10 orang penonton harus dilarikan ke RSUD dr Soewandhie setelah terjadi aksi saling dorong yang menyebabkan pagar pembatas jebol.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Konser gratis dan terbuka untuk umum yang menjadi bagian dari peluncuran pusat kreativitas anak muda, itu dipadati pengunjung sejak sore. 

Membludaknya massa membuat situasi di pintu masuk, khususnya di sisi selatan kawasan eks Hi-Tech Mall, tidak terkendali.

Ribuan penonton yang tertahan di luar area konser berdesakan untuk masuk hingga pagar pembatas roboh. 

Kondisi itu memicu kepanikan. Sejumlah penonton dilaporkan terjatuh, terinjak, dan terhimpit massa yang terus merangsek ke dalam lokasi acara.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Soewandhie untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

“Semua dievakuasi ke RSUD Soewandhie. Terdapat 10 korban. Yang mengalami trauma fisik akibat berdesakan dan dorong-dorongan ada delapan orang,” katanya, Senin (6/7/2026).

Dari delapan korban trauma fisik, dua orang mengalami luka berat dan harus menjalani operasi.

“Dari delapan orang itu, yang luka berat ada dua orang dan saat ini memerlukan tindakan operasi,” jelas Billy.

Baca Juga: Persiapan Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Mulai Petakan Venue Pertandingan

Sementara itu, dua korban lainnya tidak mengalami trauma fisik akibat desakan massa, tetapi membutuhkan perawatan karena mengalami sesak napas dan stres setelah menjadi korban pencopetan di tengah kerumunan.

“Dua korban lainnya masuk kategori non-trauma karena memiliki riwayat sesak napas serta mengalami stres setelah menjadi korban pencopetan,” ungkap Billy.

Pihaknya memastikan sebagian korban yang hanya mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang. Namun, dua korban dengan luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan menunggu tindakan operasi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.

Ancaman Kekeringan Ekstrem Meluas di Jawa Timur, Peluang Ada Hujan Tipis

Masyarakat diimbau untuk lebih hemat dalam menggunakan air bersih dan menghindari pemicu percikan api di area terbuka guna mencegah kebakaran lahan meluas.

Achmad Hidayat Gabung PSI, Sebut Kader PDIP Surabaya Bakal Ikuti Langkahnya

Hidayat mengklaim akan ada kader-kader PDI Perjuangan lain di Kota Surabaya yang bergabung dengan PSI secara bertahap, setelah dirinya memutuskan berlabuh.