Minggu, 18 Okt 2026 16:09 WIB

Melihat Keterampilan Kelompok Usaha Jahit Surabaya Sulap Seragam Bekas PDS jadi Dompet

Proses daur ulang seragam bekas Pelindo Daya Sejahtera jadi dompet. (Foto: Dony/selalu.id).
Proses daur ulang seragam bekas Pelindo Daya Sejahtera jadi dompet. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Ratusan seragam kerja bekas milik PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) yang seharusnya hanya tersimpan di gudang atau berakhir sebagai limbah, kini mendapatkan fungsi dan nilai baru. 

Melalui program daur ulang kreatif, sebanyak 106 potong seragam yang masih layak pakai berhasil diolah menjadi 300 unit dompet yang nantinya akan dijadikan cenderamata resmi perusahaan.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Inisiatif ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PDS, yang tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah tekstil, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UKM) serta kelompok rentan di sekitar wilayah operasionalnya. 

Proses pengolahan seragam tersebut dipercayakan kepada kelompok usaha Jahit "Dadi Juara" yang beralamat di Jalan Perak Barat No. 263, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. 

Kelompok yang berdiri sejak tahun 2023 ini beranggotakan 14 orang, di mana delapan di antaranya merupakan ibu-ibu warga sekitar yang terlibat langsung dalam pengerjaan pesanan ini.

Sebelum diubah bentuknya, seluruh seragam terlebih dahulu dibersihkan, kemudian dipilah dengan teliti untuk memisahkan bagian kain yang masihlayak guna. 

Bagian yang terpilih kemudian dipotong, didesainulang, dan dijahit kembali menjadi dompet dengan tampilan yang beragam sesuai karakter asli bahan. 

Baca Juga: Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Khas dari produk ini adalah sentuhan khusus berupa perpaduan kain seragam dengan material batik tulis buatan kelompok penyandang disabilitas.

Penggabungan dua bahan berbeda ini dilakukan untuk memperkaya tampilan sekaligus memperluas manfaat program bagi lebih banyak lapisan masyarakat.

Pembina UMKM Jahit Dadi Juara, Ida Nurdiana mengakui tantangan sekaligus pengalaman berharga dalam proyek ini.

"Biasanya kami bekerja dengan bahan baru yang kualitasnya seragam. Di sini kami harus ekstra teliti memilah bagian kain yang bisa dipakai dan menyatukannya dengan material lain. Ini menambah keterampilan kami, sekaligus membawa dampak ekonomi nyata bagi anggota kelompok," ungkapnya kepada selalu.id, Rabu (1/7/2026). 

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menjelaskan bahwa nilai utama program ini bukan hanya pada produk akhir, melainkan pada jalinan kolaborasi yang saling menguatkan.

"Kami ingin membuktikan bahwa barang yang sudah selesai berfungsi tidak harus menjadi sampah. Melalui inisiatif ini, limbah berkurang, ekonomi warga sekitar bergerak, dan kami juga membantu pasar produk dari teman-teman disabilitas. Manfaatnya dirasakan berantai oleh berbagai pihak," jelasnya.

Ke depannya, PDS berencana mengembangkan pola kerja sama serupa untuk jenis barang bekas lain, guna memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan beriringan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC