Sabtu, 26 Sep 2026 15:21 WIB

Kasus HIV/AIDS Merata di Sidoarjo, Wilayah Porong dan Krian Tertinggi

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 24 Jun 2026 20:52 WIB
DPRD saat koordinasi pengendalian HIV/AIDS bersama OPD (Foto: Ariyanto/selalu.id).
DPRD saat koordinasi pengendalian HIV/AIDS bersama OPD (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Angka kasus HIV/AIDS yang terus bertambah di Kabupaten Sidoarjo mendorong DPRD setempat memperkuat koordinasi lintas sektor. 

Persoalan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik itu dinilai membutuhkan penanganan lebih serius karena jumlah kasus yang terdeteksi terus meningkat setiap tahun.

Baca Juga: Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Komisi D DPRD Sidoarjo pun menggelar rapat koordinasi pengendalian HIV/AIDS bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (24/6/2026).

Koordinasi tersebut dihadiri Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Satpol PP, seluruh kecamatan, serta perwakilan Puskesmas Porong, Krian, Candi, dan Sidoarjo.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menunjukkan jumlah kasus HIV yang tercatat telah mencapai 7.129 kasus. Penyebarannya hampir merata di berbagai wilayah, namun Kecamatan Porong dan Krian menjadi kawasan dengan persentase kasus tertinggi.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Sidoarjo, Hinu Trisulistijorini, mengungkapkan bahwa Jawa Timur masih berada di posisi pertama kasus HIV tertinggi secara nasional. Sementara itu, Sidoarjo menempati peringkat keempat tertinggi di tingkat provinsi.

Meski demikian, angka yang tercatat diyakini belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di lapangan. 

Banyak kasus baru diketahui setelah masyarakat menjalani pemeriksaan kesehatan secara sukarela melalui layanan deteksi dini yang digelar petugas kesehatan.

Baca Juga: Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

“Kasus baru banyak ditemukan setelah penderita bersedia melakukan skrining sukarela melalui layanan Mobile VCT Puskesmas bersama Delta Crisis Center,” kata dr Hinu.

Menurutnya, pola penyebaran HIV di Sidoarjo masih menyerupai fenomena gunung es. Artinya, jumlah kasus yang teridentifikasi diperkirakan hanya sebagian kecil dari jumlah sebenarnya karena masih banyak orang yang belum melakukan tes.

Temuan tersebut memantik perhatian Komisi D DPRD Sidoarjo. Ketua Komisi D, Damroni Chudlori, menilai peningkatan kasus yang terus terjadi dari tahun ke tahun harus direspons dengan langkah yang lebih cepat dan terukur.

“Jangan sampai kita terlambat. Semakin banyak kasus ditemukan, semakin besar kebutuhan intervensi yang harus dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga: Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Melalui rapat koordinasi tersebut, Komisi D meminta Dinas Kesehatan mempercepat pelaksanaan rencana aksi penanggulangan HIV/AIDS. 

Upaya yang telah berjalan meliputi skrining rutin terhadap kelompok berisiko, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta.

Pengendalian HIV/AIDS di Sidoarjo juga mengacu pada Perda Nomor 3 dan Perbup Nomor 27 Tahun 2018. 

Regulasi tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai program, mulai dari promosi pencegahan, konseling dan tes HIV, layanan perawatan, pendampingan pasien, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.