Selasa, 22 Sep 2026 13:03 WIB

Kenapa Panel Surya Lampu Lalulintas Tak Fungsi saat Listrik Padam di Surabaya, Cuma Pajangan?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Jun 2026 15:05 WIB
Ilustrasi traffic light. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi traffic light. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Surabaya baru-baru ini dikeluhkan warga. Tak terkecuali traffic light (lampu lalulintas) di persimpangan jalan yang turut padam.

Padahal, lampu lalulintas selama ini telah dilengkapi panel surya (solar cell) yang seharusnya berfungsi sebagai sumber energi cadangan.

Baca Juga: Gagal Dapat Motor, Dua Pemuda Surabaya Kini Tidur di Penjara

“Serius tanya, solar cell yang terpasang pada traffic light tujuannya kan agar tetap menyala saat listrik padam. Atau memang cuma variasi saja dipasang di situ?,” tulis akun X @jeremyjh97 seperti dilihat selalu.id, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan juga mengaku menerima sejumlah laporan terkait lampu lalu lintas yang tidak berfungsi saat terjadi pemadaman listrik di Kota Pahlawan.

Salah satu laporan datang dari kawasan perempatan Tuwowo yang mengalami kemacetan akibat traffic light mati.

“Ada laporan yang masuk ke saya. Di beberapa titik lampu lalu lintas mati, salah satunya di perempatan Tuwowo,” katanya.

Menurut Eri, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan gangguan listrik, tetapi juga lemahnya koordinasi antara PT PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

Ia menilai Dishub tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan langkah antisipasi karena tidak mendapatkan informasi lebih awal terkait pemadaman.

“PLN tidak koordinasi dengan Dinas Perhubungan, sehingga Dishub tidak punya cukup waktu menyiapkan genset maupun personel pengatur lalu lintas. Akibatnya sempat terjadi kemacetan. Kalau tidak salah ada sekitar 12 lampu merah yang mati,” jelas Eri.

Baca Juga: Usut Dugaan Jual Beli Lapak SWK Taman Prestasi, Dinkopumdag Keluarkan 4 Pedagang Non KTP Surabaya

Namun yang paling menjadi perhatian adalah fungsi solar cell yang seharusnya menjadi sistem cadangan ketika pasokan listrik utama terputus.

Eri mengakui terdapat sejumlah kendala teknis pada fasilitas tersebut. Karena itu, ia telah meminta Dishub segera melakukan pengecekan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

“Memang banyak pertanyaan soal solar cell. Ada beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki. Saya sudah telepon Kepala Dinas Perhubungan agar segera dibenahi sehingga ketika ada kondisi seperti kemarin, solar cell bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Tak hanya lampu lalu lintas, Komisi C DPRD Surabaya juga meminta audit terhadap seluruh panel surya yang digunakan untuk penerangan jalan umum (PJU).

Menurut Eri, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh perangkat yang selama ini dipasang masih berfungsi optimal dan tidak sekadar menjadi pelengkap infrastruktur.

Baca Juga: Tim Penyelam Kembali Temukan Dua Korban KM Virgo Transport 8 di Bangkai Kapal

“Kita minta dicek dan diaudit ulang. Apakah masih berfungsi atau tidak. Kalau ada kendala teknis, harus diketahui penyebabnya dan segera diperbaiki,” tegasnya.

Selain meminta evaluasi solar cell, DPRD juga menyoroti minimnya pemberitahuan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik. 

Kata Eri, pemadaman mendadak tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Kalau tidak ada pemberitahuan, dampaknya besar. Bukan hanya kemacetan, tapi juga rawan kecelakaan ketika lampu lalu lintas mati mendadak,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.