Jumat, 06 Nov 2026 22:40 WIB

Kenapa Panel Surya Lampu Lalulintas Tak Fungsi saat Listrik Padam di Surabaya, Cuma Pajangan?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Jun 2026 15:05 WIB
Ilustrasi traffic light. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi traffic light. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Surabaya baru-baru ini dikeluhkan warga. Tak terkecuali traffic light (lampu lalulintas) di persimpangan jalan yang turut padam.

Padahal, lampu lalulintas selama ini telah dilengkapi panel surya (solar cell) yang seharusnya berfungsi sebagai sumber energi cadangan.

Baca Juga: Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

“Serius tanya, solar cell yang terpasang pada traffic light tujuannya kan agar tetap menyala saat listrik padam. Atau memang cuma variasi saja dipasang di situ?,” tulis akun X @jeremyjh97 seperti dilihat selalu.id, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan juga mengaku menerima sejumlah laporan terkait lampu lalu lintas yang tidak berfungsi saat terjadi pemadaman listrik di Kota Pahlawan.

Salah satu laporan datang dari kawasan perempatan Tuwowo yang mengalami kemacetan akibat traffic light mati.

“Ada laporan yang masuk ke saya. Di beberapa titik lampu lalu lintas mati, salah satunya di perempatan Tuwowo,” katanya.

Menurut Eri, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan gangguan listrik, tetapi juga lemahnya koordinasi antara PT PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

Ia menilai Dishub tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan langkah antisipasi karena tidak mendapatkan informasi lebih awal terkait pemadaman.

“PLN tidak koordinasi dengan Dinas Perhubungan, sehingga Dishub tidak punya cukup waktu menyiapkan genset maupun personel pengatur lalu lintas. Akibatnya sempat terjadi kemacetan. Kalau tidak salah ada sekitar 12 lampu merah yang mati,” jelas Eri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Namun yang paling menjadi perhatian adalah fungsi solar cell yang seharusnya menjadi sistem cadangan ketika pasokan listrik utama terputus.

Eri mengakui terdapat sejumlah kendala teknis pada fasilitas tersebut. Karena itu, ia telah meminta Dishub segera melakukan pengecekan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

“Memang banyak pertanyaan soal solar cell. Ada beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki. Saya sudah telepon Kepala Dinas Perhubungan agar segera dibenahi sehingga ketika ada kondisi seperti kemarin, solar cell bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Tak hanya lampu lalu lintas, Komisi C DPRD Surabaya juga meminta audit terhadap seluruh panel surya yang digunakan untuk penerangan jalan umum (PJU).

Menurut Eri, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh perangkat yang selama ini dipasang masih berfungsi optimal dan tidak sekadar menjadi pelengkap infrastruktur.

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

“Kita minta dicek dan diaudit ulang. Apakah masih berfungsi atau tidak. Kalau ada kendala teknis, harus diketahui penyebabnya dan segera diperbaiki,” tegasnya.

Selain meminta evaluasi solar cell, DPRD juga menyoroti minimnya pemberitahuan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik. 

Kata Eri, pemadaman mendadak tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Kalau tidak ada pemberitahuan, dampaknya besar. Bukan hanya kemacetan, tapi juga rawan kecelakaan ketika lampu lalu lintas mati mendadak,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.