Senin, 03 Agu 2026 23:57 WIB

EastFood Indonesia Expo 2026 Surabaya, Momen Strategis Pelaku Industri Perluas Pasar

Pembukaan EastFood Indonesia Expo 2026 Surabaya. (Foto: selalu.id).
Pembukaan EastFood Indonesia Expo 2026 Surabaya. (Foto: selalu.id).

selalu.id - EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Hall, Surabaya, Kamis (18/6/2026).

Pameran Business-to-Business (B2B) berskala internasional tersebut berlangsung hingga 21 Juni dan menjadi ajang pertemuan pelaku industri makanan dan minuman untuk memperluas pasar, membangun kemitraan, serta membuka peluang ekspor.

Baca Juga: Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Pameran ini menjadi momentum strategis bagi pelaku industri untuk memperluas pasar, menjalin kemitraan, serta mengakselerasi pertumbuhan sektor makanan dan minuman yang terus menunjukkan tren positif di Indonesia.

Sebagai pameran makanan dan minuman terbesar di Jawa Timur, EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 kembali hadir menjadi pusat pertemuan strategis bagi para pelaku industri. 

Menghadirkan ekosistem hulu hingga hilir, pameran berskala internasional ini sekaligus mempertegas posisi strategis Kota Surabaya sebagai hub perdagangan utama serta barometer industri makanan dan minuman (mamin) terbesar di wilayah Indonesia bagian timur.

EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 sukses menghadirkan lebih dari 180 peserta pameran, baik dari dalam negeri maupun internasional. 

Kehadiran para pelaku industri global ini tidak hanya memperluas jejaring bisnis, namun juga memperkuat posisi pameran sebagai platform integratif lintas negara yang dirancang khusus untuk membuka gerbang peluang ekspor bagi produk-produk unggulan Indonesia ke pasar global. 

Pameran ini juga didukung oleh partisipasi aktif 30 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan terpilih. 

Para pelaku UMKM mendapatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan produk lokal berkualitas mereka langsung kepada pasar yang lebih luas dan ekosistem bisnis yang lebih matang.

Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D Salim menyampaikan bahwa melalui EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026, Krista Exhibitions Group ingin menghadirkan platform bisnis yang mampu mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari berbagai negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

“Kami berharap EastFood Indonesia Expo 2026 dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan industri, memperluas jaringan bisnis, dan membuka akses pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha nasional maupun internasional," jelasnya.

Salah satu agenda unggulan dalam rangkaian EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 adalah Bakat Boga Challenge 2026, sebuah kompetisi kuliner bergengsi yang lahir di Yogyakarta dan telah sukses menarik partisipasi para talenta kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. 

Baca Juga: Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Kompetisi yang dirancang oleh para chef profesional ini menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan teknis, dan inovasi dalam menciptakan produk kuliner berkualitas tinggi.

Berbagai kategori kompetisi yang akan dipertandingkan antara lain Lapis Surabaya & Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti & Chicken Main Course, serta The Best Risoles & Classic Chiffon Cake. 

Para peserta akan dinilai berdasarkan cita rasa, teknik pengolahan, kebersihan, kreativitas, dan kualitas penyajian sesuai standar profesional industri kuliner.

Selain kompetisi, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai sesi Cooking Demo dan Baking Demo yang menghadirkan chef profesional, praktisi industri, serta merek-merek terkemuka seperti IndoBake, Kewpie, Rich’s, dan berbagai perusahaan makanan dan minuman lainnya. 

Sebagai bagian dari rangkaian acara EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) menghadirkan Workshop dan Talkshow yang berlangsung selama pameran berlangsung. 

Program ini dirancang untuk memperkaya wawasan para pelaku industri kopi, barista, roaster, pelaku usaha F&B, hingga pecinta kopi melalui berbagai sesi edukatif yang menghadirkan para praktisi dan pakar kopi nasional.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Untuk memaksimalkan peluang transaksi dan kolaborasi bisnis, EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 menghadirkan program Business Matching yang memungkinkan peserta pameran bertemu langsung dengan calon mitra usaha, distributor, importir, maupun investor potensial. 

Program ini dirancang untuk menciptakan interaksi bisnis yang lebih efektif dan menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan.

Pameran ini juga memberikan perhatian khusus pada Hosted Buyer Program, sebuah program eksklusif yang mengundang buyer potensial dari dalam dan luar negeri untuk mengikuti pertemuan bisnis terjadwal (business matchmaking) dengan para peserta pameran. 

Melalui program ini, EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 berupaya menciptakan koneksi bisnis yang lebih terarah dan produktif, sehingga membuka peluang kemitraan strategis, memperluas akses ke pasar global, memperkuat jaringan perdagangan internasional, serta meningkatkan potensi transaksi dan ekspor bagi produk makanan, minuman, teknologi pengemasan, dan industri pendukung lainnya.

EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 mengundang para pelaku industri makanan dan minuman, termasuk distributor, importir, eksportir, pemilik usaha, profesional HORECA (hotel, restoran, dan kafe), dan jaringan ritel modern.

Kemudian pelaku UMKM, investor, asosiasi industri, akademisi, serta pengambil keputusan bisnis dari dalam dan luar negeri yang mencari peluang kemitraan, inovasi, dan pengembangan usaha di sektor makanan dan minuman. 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.