Rabu, 29 Jul 2026 16:17 WIB

DPRD Surabaya Evaluasi Proyek Maut di Margorejo, Minggu Depan Kontraktor Akan Dipanggil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Jun 2026 13:14 WIB
Lubang proyek yang menyebabkan korban meninggal di Margorejo. (Istimewa)
Lubang proyek yang menyebabkan korban meninggal di Margorejo. (Istimewa)

selalu.id - DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan seluruh proyek infrastruktur yang sedang berjalan menyusul tewasnya seorang pengendara yang terperosok ke dalam lubang proyek saluran air di kawasan Margorejo Indah, depan Plaza Marina.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menegaskan bahwa aspek keselamatan konstruksi tidak hanya berkaitan dengan perlindungan pekerja proyek, tetapi juga harus menjamin keselamatan masyarakat yang terdampak aktivitas pembangunan.

Baca Juga: Akhir Polemik Gereja Santo Yusup Surabaya: Pembangunan Lanjut, Warga Dilibatkan dalam UMKM dan Parkir

“Keselamatan konstruksi harus ditekankan bukan hanya melindungi pekerja proyek, tetapi juga masyarakat yang terdampak pekerjaan,” kata Eri, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, proyek yang berada di badan jalan wajib menerapkan standar keselamatan publik secara ketat. Kontraktor bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus memastikan tersedianya pagar pengaman, lampu peringatan pada malam hari, rambu-rambu, marka sementara, barrier, hingga petugas pengatur lalu lintas jika diperlukan.

Eri menilai pengamanan proyek tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada kontraktor. OPD sebagai pemilik pekerjaan juga memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan dan memastikan seluruh prosedur keselamatan diterapkan dengan baik.

“OPD bukan sekadar pemberi pekerjaan. OPD memiliki kewajiban memastikan proyek berjalan sebaik mungkin, termasuk memastikan keselamatan publik karena proyek infrastruktur pasti memiliki dampak yang harus dimitigasi agar tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Masih Bungkam soal Kadernya yang Diduga Asik Ngegim saat Rapat Paripurna

Ia menambahkan, apabila monitoring dari OPD berjalan efektif, potensi masalah seperti minimnya rambu peringatan atau penerangan di lokasi proyek seharusnya dapat diketahui dan diperbaiki sebelum memicu kecelakaan fatal.

Karena itu, Komisi C meminta OPD terkait segera melakukan pengecekan terhadap seluruh proyek yang sedang maupun akan dikerjakan untuk memastikan standar keamanan dan keselamatan benar-benar diterapkan di lapangan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan meminta penjelasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait kronologi serta pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Anggota DPRD Surabaya yang Ngegim saat Paripurna Perlu Dievaluasi

“Belum kita panggil. Nanti kita panggil, saya belum cek ke Pemkot,” kata Aning saat dihubungi selalu.id, Minggu (14/6/2026).

Meski demikian, Aning memastikan Komisi C DPRD Surabaya akan menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak kontraktor maupun pihak terkait pada pekan depan untuk meminta penjelasan mengenai aspek keselamatan proyek yang menjadi sorotan pasca kejadian tersebut.

“Iya, (minggu depan kita panggil proyek itu),” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Fawait Gandeng Kader Posyandu dan RT/RW Sukseskan Program Home Care di Jember

Selain memberikan tindakan medis, tim kesehatan juga akan mengedukasi anggota keluarga agar mampu melakukan perawatan dasar secara mandiri.

Kabar Baik, Intensif Guru Ngaji di Jember Segera Cair

Gus Fawait juga mengajak para guru ngaji menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan Program Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat.

Ansor Sidoarjo Minta Pemkab Serius Tertipkan Peredaran Miras Ilegal, Beri Waktu 7x24 Jam

Selain pemeriksaan izin usaha, Ansor juga meminta adanya tindakan tegas dari pemerintah apabila ditemukan pelanggaran aturan. 

Babak Baru Korupsi ESDM Jatim: Satu Cewek jadi Tersangka, Sita Uang Rp1,48 M

Setelah menjalani pemeriksaan, ED langsung ditahan di Rumah Tahanan Kejati Jatim untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Shio Paling Hoki di Tahun 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk yang Dapat

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui tahun ini sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Menurun Lagi Tante, Tetap Senyum jangan Ngambek Terus

Dikutip dari situs Logam Mulia Antam, satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1.449.500.