Jumat, 06 Nov 2026 20:42 WIB

Pemkab Sidoarjo Gelontor Dana Rp2 Miliar untuk Majukan Sekolah Swasta

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 11 Jun 2026 15:02 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri Pentas PAI di SD Muhammadiyah 1 Candi. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri Pentas PAI di SD Muhammadiyah 1 Candi. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Pendidikan yang berkualitas tidak boleh menjadi monopoli lembaga negeri semata.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk mendorong sekolah swasta tumbuh menjadi pondasi utama pembangunan bangsa, yang mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga: Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

Salah satu lembaga yang menjadi sorotan adalah SD Muhammadiyah 1 Candi.

Pandangan ini disampaikan langsung oleh Subandi usai meresmikan Pentas Pendidikan Agama Islam tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Sidoarjo yang digelar di lokasi sekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menilai sekolah swasta memiliki peran strategis yang setara dengan sekolah negeri, sehingga perlu didorong untuk terus meningkatkan kualitasnya secara menyeluruh.

Subandi menyatakan kebanggaannya terhadap SD Muhammadiyah 1 Candi. Menurutnya, sekolah ini memiliki standar pengelolaan yang cukup baik, meskipun pembangunan dan pemenuhan fasilitas pendidikannya masih terus berlangsung.

Karena alasan itulah, ia bertekad untuk membantu memenuhi kebutuhan anggaran pembangunan sekolah tersebut.

Baca Juga: Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

“SD Muhammadiyah 1 Candi ini kita dorong untuk mampu bersaing, tidak boleh kalah dengan sekolah-sekolah lainnya karena sekolah adalah tempat untuk membentuk karakter anak yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual namun juga berakhlak mulia,” tegasnya, Kamis (11/6/2026).

Upaya ini akan ditempuh melalui jalur legislatif daerah, yakni melalui dukungan anggota DPRD Jawa Timur yang tak lain adalah istrinya, Sriatun, mengikuti pola bantuan serupa yang pernah disalurkan sebelumnya kepada lembaga pendidikan di Desa Pabean.

Pemerintah daerah menyadari bahwa kemajuan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas manajemen pengelolaan yang profesional.

Oleh sebab itu, Subandi berharap seluruh sekolah swasta di Sidoarjo mampu sejajar bahkan bersaing sehat dengan sekolah negeri, guna bersama-sama mewujudkan visi mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga: Tegas! Bupati Sidoarjo Minta ASN Jauhi Suap dan Gratifikasi

Meski tengah menerapkan kebijakan efisiensi keuangan daerah, pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus.

Subandi menegaskan bahwa upaya pencarian sumber pendanaan terus dilakukan agar dukungan nyata dapat segera diwujudkan.

“Meski ada efisiensi, Kabupaten Sidoarjo terus berupaya memberikan bantuan seperti kepada SD Muhammadiyah 1 Candi yang akan kita upayakan, insya Allah ada bantuan dari provinsi, dari ibu Bupati, nanti kita siapkan setidaknya Rp2 miliar pada tahun anggaran 2027,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.