Jumat, 06 Nov 2026 15:19 WIB

Kecelakaan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo: Dua Tewas, Lainnya Selamat

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB
Petugas saat melakukan evakuasi kecelakaan beruntun di Balongbendo Sidoarjo. (Dok. Polsek Balongbendo).
Petugas saat melakukan evakuasi kecelakaan beruntun di Balongbendo Sidoarjo. (Dok. Polsek Balongbendo).

selalu.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (10/6/2026).

Insiden ini menewaskan dua orang dan menyebabkan kerusakan parah pada seluruh kendaraan yang terlibat.

Baca Juga: Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

Kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio merah bernopol S 1865 PM yang melaju dari arah Mojokerto menuju Surabaya.

Pengemudi mobil tiba-tiba mengambil posisi terlalu ke kanan hingga tanpa sadar masuk ke jalur yang berlawanan arah.

Saat itulah, di saat yang bersamaan, sebuah truk trailer bernopol L 8249 UZ melaju dari arah sebaliknya. Tabrakan keras pun tak terhindarkan.

Mobil Brio terpental dan berputar di tengah jalan sebelum akhirnya menabrak mobil Daihatsu Luxio bernopol Sb1198 NA.

Sementara itu, truk trailer yang kehilangan kendali oleng ke sisi kanan jalan dan menghantam dua sepeda motor yang melaju searah, yaitu Honda Scoopy bernopol W-2553-NFK dan Honda BeAt bernopol L-6083-BAA. Kendaraan besar itu baru berhenti setelah menabrak pagar rumah warga di tepi jalan.

Akibat tabrakan beruntun ini, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Mereka adalah Sugito (51), warga Dusun Beciro Wetan, Desa Bakungtemenggungan, serta Rizal Afifudin (34), warga Desa Wringinpitu, Mojowarno, Jombang.

Baca Juga: Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

Anggota Polsek Balongbendo yang mendapat laporan langsung ke TKP untuk melakukan evakuasi dan mengatur arus lalu lintas yang sempat macet.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah mobil Honda Brio yang masuk ke jalur berlawanan.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun ini," kata salah satu anggota Lantas Polsek Balongbendo.

Atas insiden ini, polisi mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat berkendara di pagi hari.

Baca Juga: Tegas! Bupati Sidoarjo Minta ASN Jauhi Suap dan Gratifikasi

Kondisi jalan yang masih sepi sering kali membuat pengemudi lengah dan mengambil risiko yang tidak perlu.

Selanjutnya, penanganan kasus ini diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk menyelidiki penyebab pasti kejadian.

Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dari lokasi untuk memperlancar arus lalu lintas dan melengkapi proses penyelidikan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Infrastruktur tersebut dirancang mengalirkan debit air hingga 23 meter kubik per detik.

DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya saat membahas RAPBD 2027 bersama jajaran OPD.

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Direktur PSF FC, Ronny Talapessy, menjelaskan, kehadiran PSF FC menjadi bagian dari kesinambungan semangat yang sebelumnya dibangun.

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.