Selasa, 20 Okt 2026 23:17 WIB

Tempat Pijat Plus-plus di Surabaya Rekrut Terapis Anak di Bawah Umur, Begini Kronologisnya

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung membongkar dugaan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi anak lintas pulau yang mengirim dua anak di bawah umur asal Lampung ke Gion Spa and Pub yang berada di Jalan HR Muhammad Surabaya, terungkap pada April 2026.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan seorang remaja berinisial SA (17) sebagai tersangka. Berdasarkan hasil penyelidikan, SA diduga bertugas mencari calon terapis di Lampung dengan iming-iming gaji sebesar Rp2 juta dalam sepekan.

Baca Juga: Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

Pada 11 April 2026, dua anak di bawah umur berinisial R (15) dan BA (14), warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, berhasil direkrut dan diberangkatkan ke Surabaya bersama tersangka.

Kedua korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP berangkat dari Terminal Bus Agramas di Kali Balok, Bandar Lampung, dan tiba di Surabaya pada 12 April 2026.

Setibanya di Surabaya, korban dijemput oleh seorang pria bernama Febri Ramadhan alias Febra yang disebut bekerja sebagai Disk Jockey (DJ) Residence sekaligus agensi terapis plus-plus di Gion Spa and Pub Surabaya.

Korban kemudian dibawa ke sebuah apartemen di kawasan Surabaya sebelum dipindahkan ke mess tempat mereka bekerja. Berdasarkan hasil penyelidikan, Febri diduga menjalankan aktivitas perekrutan tersebut bersama istrinya yang merupakan mantan terapis.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi dua korban dalam perkara tersebut. “Ada dua korban yakni berinisial R dan BA,” kata Helfi Assegaf.

Baca Juga: Dompet Boneka Harimau di Balik Rahasia Gelap Peredaran Sabu Jaringan Bangkalan

Menurut Helfi, para pelaku juga diduga memalsukan dokumen kependudukan untuk memuluskan proses perekrutan dan penempatan korban.

“Sebelum berangkat kedua korban difoto untuk membuat dokumen kependudukan palsu. Setelah sampai di Surabaya kedua korban dipekerjakan,” ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban berhasil menghubungi keluarganya di Lampung pada 17 April 2026 untuk meminta bantuan.
Keluarga kemudian menghubungi SA dan meminta kedua korban dipulangkan.

Namun, tersangka diduga meminta uang sebesar Rp10 juta sebagai syarat pemulangan korban.
Merasa keberatan, keluarga korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Lampung.

Baca Juga: Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Berdasarkan laporan itu, penyidik melakukan penyelidikan hingga menetapkan SA sebagai tersangka.
“Untuk tersangka SA sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah ditahan,” tegas Helfi.

Penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan perekrutan dan eksploitasi anak tersebut, termasuk menelusuri dugaan pemalsuan dokumen serta pihak-pihak yang menerima dan mempekerjakan korban di Surabaya.

selalu.id telah mencoba mengkonfirmasi ke pihak Gion Spa and Pub. Namun, pak Wong, pria yang disebut-sebut sebagai manajer, belum memberikan respon.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.