Senin, 20 Jul 2026 08:28 WIB

Sempat Dikejar Petugas, "Ulah" Dua Remaja Asal Tuban ini Gegerkan Check Poin PSBB Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mei 2020 17:53 WIB

Gresik (Selalu.id) - Terjadi aksi pengejaran oleh petugas check poin Tol Kebomas,Gresik terhadap dua pemuda bersepeda motor yang nekat hendak masuk Tol, Senin (4/5/2020). Tak hanya melanggar lalu lintas, pemuda itu juga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dua pemuda asal Tuban tersebut mengaku hendak ke Surabaya untuk jalan-jalan, namun keduanya hendak masuk ke jalan tol dengan mengendarai motor. Petugas berniatengjentikan, namun keduanya berbalik arah dan tancap gas. Aksi kejar-kejaran pun terjadi (Rt).

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Petugas sempat dibuat marah dengan tingkah dua remaja yang diketahui tidak membawa SIM dan KTP. Kedua remaja ini mengaku hendak menuju Surabaya, tepatnya di Pantai Kenjeran.

"Katanya mau jalan-jalan ke pantai. Dari Tuban ke Surabaya gak bawa surat-surat. Yang satu 19 tahun, temannya masih di bawah umur," ungkap Camat Gresik Kota, Purnomo, yang ada di lokasi pos Check Point.

Kedua remaja ini, Setiawan (16) dan Muntaha (19), langsung dicek suhu tubuhnya oleh tim kesehatan. Karena suhunya lebih dari 37 derajat selsius, keduanya diminta istirahat dan cuci tangan.

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

Muntaha dan Setiawan, mengaku tidak tahu jika di Gresik dan Surabaya masuk zona merah dan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka mengaku kesasar masuk tol.

"Saya ndak tahu karena belum pernah ke Surabaya. Ini tadi ndak bawa Google Map, jadi kesasar sampai masuk tol," ujar Muntaha dengan polos.

Baca Juga: BNN Sebut Narkoba 3,37 Ton di Gresik Diduga untuk Bahan Vape

Karena kesal, petugas sempat mengancam akan mengisolasi keduanya selama 14 hari. Namun setelah satu jam di pos, Muntaha dan Setiawan akhirnya hanya diberi surat teguran dan diminta kembali lagi ke Tuban.

"Jadi ya ini karena mereka ini anak muda dari daerah terpencil, gak tau info-info. Kita suruh mereka pulang saja," tutup Purnomo.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.