Minggu, 18 Okt 2026 16:10 WIB

HJKS ke-733

Senja Budaya Hadir di Tugu Pahlawan Surabaya, Ada Live Music hingga Bazar UMKM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mei 2026 13:19 WIB
Sejumlah pengunjung di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Sejumlah pengunjung di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Kawasan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya akan menjadi lokasi gelaran “Senja Budaya 2026” pada 30–31 Mei 2026.

Acara yang digelar mulai pukul 16.00 WIB, itu menghadirkan pertunjukan seni tradisional, hiburan musik, hingga kuliner khas tempo dulu dalam konsep ruang budaya terbuka.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Pengunjung nantinya dapat menikmati suasana lesehan santai ala cangkrukan di area Tugu Pahlawan sambil menyaksikan berbagai pertunjukan seni.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah mengatakan, konsep Senja Budaya tahun ini berbeda dibanding sebelumnya yang lebih banyak digelar dalam format Night at The Museum.

“Konsepnya kami padukan antara budaya tradisional dengan sentuhan modern supaya lebih dekat dengan anak-anak muda. Jadi bukan hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga merasakan suasana budaya yang lebih santai dan interaktif,” kata Saida, Jumat (29/5/2026).

Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhi live music, dongeng budaya, pertunjukan jaranan, hingga ludruk dari Dagelan Luntas dan RRI.

Kesenian tradisional tersebut dikemas lebih ringan agar tetap diminati generasi muda.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Menurut Saida, kegiatan itu juga menjadi upaya mengenalkan kembali kesenian rakyat yang mulai jarang dikenal masyarakat.

“Banyak kesenian tradisional yang sekarang mulai jarang dikenal. Lewat kegiatan ini kami ingin mengingatkan kembali sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat, terutama anak-anak muda,” jelasnya.

Selain pertunjukan seni, acara juga menghadirkan tenant UMKM dengan berbagai sajian tradisional seperti semanggi Surabaya, nasi jagung, petulo, serabi Surabaya, putu, ketan lemet, hingga martabak jadul.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Pengunjung cukup membayar tiket masuk kawasan Tugu Pahlawan sebesar Rp5.000 untuk menikmati acara tersebut.

Sementara tiket Museum Sepuluh Nopember dibanderol Rp8.000 untuk umum, Rp15.000 bagi wisatawan mancanegara, gratis untuk pelajar Surabaya, serta Rp3.000 bagi pelajar luar Surabaya.

Tiket dapat dibeli langsung di lokasi maupun melalui laman resmi tiketwisata.surabaya.go.id.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC