Minggu, 18 Okt 2026 21:45 WIB

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Pasuruan Benahi Data Bansos dan Perluas Program Sosial

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 28 Mei 2026 22:03 WIB
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat melakukan kunjungan. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat melakukan kunjungan. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos) menjadi pintu masuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem.

Langkah tersebut mulai diikuti sejumlah program terpadu lain, mulai dari pemberdayaan ekonomi warga, perbaikan rumah tidak layak huni hingga penguatan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Langkah pembenahan justru diawali dari proses validasi data penerima bantuan. Pemerintah daerah menilai ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar anggaran sosial tidak salah distribusi.

Pendataan ulang dilakukan setelah ditemukan sejumlah warga yang dinilai sudah mampu secara ekonomi namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo menyebut penertiban data menjadi bagian penting dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerahnya.

“Orang-orang yang pura-pura miskin itu dikeluarkan. Jadi yang selama ini punya kendaraan pribadi namun mendapatkan bantuan kita tertibkan dengan pendataan ulang,” katanya Kamis (28/05/2026).

Rusdi mengatakan pembaruan data desil diperlukan agar angka kemiskinan yang tercatat benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, bantuan sosial dapat diterima masyarakat yang memang membutuhkan.

Selain pembenahan data bansos, intervensi juga dilakukan melalui penguatan kualitas hidup keluarga miskin.

Salah satunya lewat integrasi program Sekolah Rakyat dengan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Skema tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga kondisi tempat tinggal orang tuanya. Pemerintah daerah menilai pendekatan seperti ini lebih efektif karena menyentuh kebutuhan dasar keluarga secara menyeluruh.

“Banyak program masif yang dijalankan, seperti saat anaknya masuk Sekolah Rakyat, maka rumah orang tuanya juga akan kita perbaiki melalui program RTLH,” jelas Rusdi.

Di sisi lain, program penyediaan gizi masyarakat juga mulai diarahkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

Melalui pelibatan relawan dapur, masyarakat yang sebelumnya masuk kategori miskin ekstrem disebut mulai memperoleh tambahan penghasilan.

Baca Juga: Mahasiswa asal Pasuruan Tewas Terlindas Truk di Surabaya

Program tersebut dinilai memberi efek ganda karena selain mendukung pemenuhan gizi, juga membuka ruang kerja bagi warga di lingkungan sekitar.

“Adanya relawan dapur dalam program gizi tersebut membantu masyarakat sekitar mempunyai pendapatan yang layak sehingga mengurangi kemiskinan ekstrem,” paparnya.

Berbagai program itu kini dijalankan dengan pola sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah agar penanganan kemiskinan tidak berjalan parsial.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap tren penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.