Senin, 19 Okt 2026 15:11 WIB

Komplotan Begal Bersajam Gagal Beraksi di Surabaya, Panik Sampai Motornya Ditinggal

Ilustrasi begal bersenjata tajam. (Dok. AI/istimewa).
Ilustrasi begal bersenjata tajam. (Dok. AI/istimewa).

selalu.id - Komplotan begal bersenjata tajam (bersajam) gagal beraksi di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

Aksi yang dilakukan pada Minggu (24/5/2026) malam itu gagal setelah korban berteriak minta tolong. Pelaku panik, kabur, bahkan sampai motornya tertinggal.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Korbannya diketahui merupakan seorang pemuda asal Wonogiri, Jawa Tengah. Dalam kejadian tersebut korban sempat dipukul dan motornya nyaris dibawa kabur oleh komplotan begal tersebut.

IAF, salah satu saksi mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu ia sedang melintas dari arah barat menuju timur sebelum mendengar teriakan korban meminta pertolongan.

“Kejadiannya sekitar jam 9-an. Awalnya saya dari barat menuju ke timur, ada orang teriak minta tolong. Saya berhenti dan menanyakan kepada korban kenapa kok minta tolong,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Menurut IAF, korban saat itu dalam kondisi syok. Sejumlah pedagang hewan kurban dan tukang tambal ban di sekitar Jalan Pakis Tirtosari IV membantu menenangkan korban dan menepikan sepeda motornya.

Berdasarkan cerita korban, peristiwa bermula saat dirinya hendak menuju ke salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Mayjend Sungkono. Karena tidak mengetahui akses jalan, korban kemudian berhenti untuk membuka aplikasi Google Maps di ponselnya.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Saat itulah korban didatangi empat motor yang ditumpangi para pelaku dari arah belakang. Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban.

Korban yang ketakutan langsung berusaha kabur meninggalkan sepeda motornya. Namun sebelum melarikan diri, korban sempat dipukul pada bagian kepala oleh pelaku.

Korban lalu spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar sehingga membuat komplotan begal panik dan melarikan diri.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

“Setelah menggeser motor korban ternyata ada salah satu motor diduga milik pelaku tertinggal. Pelaku diduga meninggalkan motor karena panik korban teriak-teriak,” ungkap IAF.

Di dalam jok motor yang diduga milik pelaku, warga menemukan alat pengisian daya ponsel, perangkat kunci keyless, serta STNK kendaraan.

Motor tersebut selanjutnya diserahkan kepada polisi yang datang ke lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.