Kamis, 03 Sep 2026 14:25 WIB

Heboh, Oknum TNI Aniaya Polisi di Surabaya

Ilustrasi penganiayaan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi penganiayaan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Insiden penganiayaan dialami Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono. Akibat penganiayaan itu, perwira dua balok ini harus dilarikan ke rumah sakit usai terluka di wajahnya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 02.15 WIB. Pelakunya diduga adalah oknum perwira menengah TNI berpangkat Mayor.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Awal penganiayaan ini terjadi ketika piket Polsek Tegalsari menerima aduan dari call center 110 bahwa ada pengunjung bar yang membawa senjata tajam (sajam) dan melakukan pengerusakan mobil pengunjung lain.

Mendapat laporan tersebut, setelah berkoordinasi dengan Gartap III/Surabaya, Kapolsek Tegalsari Kompol Pandhu Andika Bimantara bersama Iptu Agus Mujiono mendatangi lokasi.

Namun, rupanya terduga pelaku sudah pergi meninggalkan lokasi menggunakan mobilnya. Di TKP, ditemukan senjata tajam yang dibawa terduga pelaku.

Kemudian, satu jam setelahmya mobil patroli Polsek Tegalsari mendapati terduga pelaku beserta mobilnya di Jalan Thamrin.

Kapolsek, Kanit Sabhara beserta Gartap III/Surabaya langsung menuju lokasi. Namun, terduga pelaku tidak terima saat diminta menunjukkan identitasnya. Emosinya pun meluap.

Iptu Agus yang kebetulan berada paling dekat dengan terduga pelaku langsung menjadi sasaran.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Meskipun sempat menghindar, namun Iptu Agus yang terpeleset dan jatuh ke aspal kemudian mendapatkan beberapa kali bogem mentah dari terduga pelaku.

Melihat itu, terduga pelaku langsung diamankan oleh anggota Gartap III/Surabaya, dan membawanya ke Mako.

Sementara Iptu Agus yang pingsan dibopong dan dibawa ke RS William Booth untuk dilakukan perawatan medis.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Hadi Ismanto membenarkan kejadian yang menimpa perwira pertama (pama) tersebut.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

“Iya benar (ada pemukulan). Saat ini Iptu Agus Mujiono sedang mendapatkan perawatan di RS William Booth,” jelasnya, Senin (25/5/2026).

Hadi mengatakan bahwa Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan juga telah menjenguk Iptu Agus Mujiono.

Sebagai pimpinan, Luthfie meminta agar Iptu Agus Mujiono fokus pemulihan sebelum kembali bertugas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.