Minggu, 18 Okt 2026 19:10 WIB

Pembangunan Lapangan Padel di Eastern Park Keputih Surabaya Diprotes Warga

Samsul Maarif (kiri), koordinator warga sekaligus Ketua Pokdakan Cahaya Keputih. (Foto: Moris/selalu.id).
Samsul Maarif (kiri), koordinator warga sekaligus Ketua Pokdakan Cahaya Keputih. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Pembangunan lapangan olahraga padel di Perumahan Grand Eastern (Eastern Park), Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, diprotes warga dan Kelompok Pembudidayaan Perikanan (Pokdakan) Cahaya Keputih.

Samsul Maarif, koordinator warga sekaligus Ketua Pokdakan Cahaya Keputih mengungkapkan, protes tersebut dilayangkan kepada PT Taman Timur selaku pengembang.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

“Ada dugaan penyerobotan sungai dan sempadan atau tanda batas. Itu yang perlu kita perjuangkan. Karena sungai dan sempadan ini milik warga dan petani tambak,” kata Samsul saat ditemui di Kantor Kecamatan Sukolilo, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, perjuangan yang dilakukan sejak Januari 2026, itu demi menjaga, melindungi, serta memelihara sempadan (zona penyangga) sungai.

“Sungai tersebut merupakan drainase warga yang berada di sekitar sungai dan aliran air ke tambak kami juga. Jika ini diserobot, kami khawatir akan terjadi masalah besar terutama banjir dan kerusakan alam,” jelas Samsul.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Ia menambahkan, sebenarnya sudah ada mediasi sebanyak lima kali. Mediasi tersebut dihadiri oleh Lurah, Camat, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), namun tidak sekalipun dihadiri oleh pihak PT Taman Timur.

“Kami ingin bertemu dan berdiskusi dengan mereka, tapi mengapa mereka tidak datang? Itu menjadi pertanyaan buat kami. Kalau memang mereka benar-benar tidak bersalah, saya yakin mereka akan datang,” ungkap Samsul.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Samsul menyebut hasil mediasi di Pendopo Kelurahan Keputih, DPRKPP sudah menyatakan bahwa berdasarkan Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) sempadan sungai lebarnya 7 meter dan itu merupakan fasilitas umum.

Sempadan itu selain menjadi akses jalan warga dan petani tambak menuju lahan garapan, juga merupakan akses alat berat untuk revitalisasi sungai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Greget Mama, Ini Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.