Kamis, 03 Sep 2026 12:19 WIB

Pilkades Serentak Sidoarjo Digelar, Bupati Subandi Minta Semua Jaga Suasana

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 24 Mei 2026 17:46 WIB
Bupati Subandi hadir mengunakan hak pilih nya (dok.Diskominfo Sidoarjo)
Bupati Subandi hadir mengunakan hak pilih nya (dok.Diskominfo Sidoarjo)

selalu.id - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo resmi berlangsung. Sebanyak 230 calon kepala desa bersaing di 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut, Minggu (24/5/2026).

Di tengah pelaksanaan pemungutan suara, Bupati Sidoarjo Subandi menaruh perhatian besar terhadap stabilitas dan kondusifitas wilayah. Ia mengingatkan seluruh calon kepala desa beserta relawannya agar menjaga situasi tetap aman dan tidak memicu gesekan antarpendukung.

Baca Juga: KDMP Ngingas Didorong jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Pilkades tidak boleh berujung permusuhan di tengah masyarakat. Ia menekankan seluruh pihak harus menjaga suasana tetap tenang hingga proses pemungutan suara selesai.

“Harapan kita Pilkades ini harus sukses, tidak ada yang bersitegang. Semua relawan memberikan dukungan terbaiknya dengan menjaga situasi tetap adem ayem. Siapapun yang terpilih nantinya, ya itulah kepala desa kita yang harus didukung bersama,” pungkasnya.

Untuk memastikan jalannya Pilkades berjalan lancar, Subandi bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati turun langsung meninjau sejumlah TPS. Dua desa yang didatangi yakni Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon dan Desa Pabean, Kecamatan Sedati.

Di Desa Trompoasri, rombongan Forkopimda memantau langsung proses pemungutan suara di TPS 02. Dari hasil pemantauan sementara, pelaksanaan Pilkades disebut berlangsung tertib tanpa gangguan berarti.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

"Hari ini kita sidak bersama Forkopimda, ada Pak Kapolres dan teman-teman OPD untuk melihat kondisi riil yang ada di lapangan. Alhamdulillah, hari ini kita sudah Sidak di dua TPS dan semua berjalan dengan baik," ujar Bupati Subandi usai sidak di TPS 02 Desa Trompoasri.

Pada Pilkades tahun ini, Pemkab Sidoarjo menerapkan sistem pembagian TPS di masing-masing wilayah desa. Skema tersebut dinilai lebih efektif dibanding model lama yang memusatkan pemungutan suara di satu lokasi.

Subandi menilai pola penyebaran TPS mampu meminimalisasi potensi konflik antarpendukung karena kerumunan massa tidak terpusat dalam satu titik.

Baca Juga: Keren, Warga Desa Tromposari Sidoarjo Sulap Lahan Kumuh jadi Wisata Wringin Asri

"Alhamdulillah sistem per TPS ini, pengurangan konflik internal sangat terasa sekali. Berbeda dengan sistem yang dulu dipusatkan di desa, Alhamdulillah kita lihat semuanya berjalan dengan baik," jelasnya.

Selain meminta relawan menjaga ketertiban, ia juga mengajak masyarakat menerima hasil Pilkades dengan dewasa. Menurutnya, seluruh calon kepala desa memiliki tujuan yang sama, yakni membangun desa agar lebih maju dan sejahtera.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.