Senin, 20 Jul 2026 08:48 WIB

Update Haji Jatim: 13 Jemaah Meninggal, 10 Masih Tertunda Berangkat

Jemaah Haji Jatim. (Dok. Selalu.id).
Jemaah Haji Jatim. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-29 terus berjalan lancar dan tertib.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 19 Mei 2026, sebanyak 40.207 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Tanah Suci atau mencapai 91 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Total rencana pemberangkatan Embarkasi Surabaya tahun ini sebanyak 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jsmaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU) yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Secara kumulatif hingga 18 Mei 2026, sebanyak 38.690 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dalam 102 kloter.

Pada 19 Mei 2026, terdapat tambahan keberangkatan sebanyak 1.517 orang dari Kloter SUB 103, SUB 104, SUB 105, dan SUB 106, sehingga total kumulatif pemberangkatan mencapai 40.207 orang dalam 106 kloter.

Berdasarkan komposisi jenis kelamin, jumlah jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan terdiri atas 18.848 laki-laki dan 21.359 perempuan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam menyampaikan bahwa proses operasional pemberangkatan jemaah hingga saat ini berjalan sesuai jadwal dengan dukungan seluruh unsur pelayanan di embarkasi.

“Alhamdulillah, operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya terus berjalan lancar dan kondusif. Sinergi antarpetugas terus diperkuat agar jemaah memperoleh pelayanan terbaik sejak masuk asrama hingga keberangkatan menuju Tanah Suci,” terangnya, Rabu (20/5/2026).

Dalam pelaksanaan operasional, tercatat sebanyak 171 mutasi keluar yang memengaruhi komposisi manifest keberangkatan jemaah. Mutasi keluar tersebut terdiri atas 1 jemaah sakit di daerah, 39 jemaah sakit di Rumah Sakit Haji, 2 jemaah hamil di asrama haji, 19 pendamping jemaah, 1 jemaah wafat di daerah, 41 jemaah tunda daerah, 3 jemaah tunda Mecca Route, 38 praman kosong, 2 jemaah sakit di perjalanan, 2 perpindahan nomor urut, serta 23 perpindahan kloter.

Sementara itu, PPIH Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 98 mutasi masuk yang terdiri atas 32 jamaah dari daftar belum berkloter dan 66 jamaah dari kloter lain yang dialihkan untuk mengisi kursi kosong.

Dengan mekanisme tersebut, jumlah open seat hingga saat ini tercatat sebanyak 73 kursi.

“Optimalisasi pengisian kursi kosong terus dilakukan agar kapasitas penerbangan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan proses pemberangkatan jamaah tetap berjalan efektif,” jelas As’adul Anam.

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), sebanyak 105 kloter tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.

PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 13 jemaah wafat, terdiri atas 12 jemaah wafat di Arab Saudi dan 1 jemaah wafat di embarkasi.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur As’adul Anam.

Hingga saat ini, jumlah jemaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 10 orang yang terdiri atas 4 jemaah sakit, 2 pendamping, dan 4 kategori lain-lain yang masih menjalani observasi kesehatan maupun penjadwalan keberangkatan lanjutan.

Pada fase pertama pemberangkatan, jemaah tertua Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang dengan usia 98 tahun.

Baca Juga: Update Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia, Berikut Data Lengkapnya

PPIH Embarkasi Surabaya juga menjadwalkan kedatangan lima kloter ke Asrama Haji pada 20 Mei 2026 dengan total 1.900 jemaah dan petugas yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, dan Kabupaten Pasuruan.

PPIH Embarkasi Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, serta kenyamanan jemaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.

Berikut daftar jemaah wafat di Arab Saudi:

1. Kamariyah Dul Tayib (85 tahun), Kloter 8 Kabupaten Pasuruan

2. Abd Wachid (71 tahun), Kloter 7 Kabupaten Pasuruan

3. Fajar Puja Sasmita (53 tahun), Kloter 11 Kota Malang

4. Sibiatun Saji (72 tahun), Kloter 33 Kabupaten Lamongan

5. Mustika Rajim D (75 tahun), Kloter 47 Kabupaten Gresik

Baca Juga: 20.849 Jemaah Haji Jatim Tiba di Surabaya

6. Suyono Reso (58 tahun), Kloter 62 Kabupaten Jombang

7. Dumaiyah Gopur (67 tahun), Kloter 6 Kabupaten Pasuruan

8. Asraf Sudam (65 tahun), Kloter 1 Kabupaten Probolinggo

9. Tarni Talikah Kastamun (66 tahun), Kloter 55 Kabupaten Sidoarjo

10. Samanu Linggan (85 tahun), Kloter 16 Kabupaten Malang

11. Ngatiyah Marijo (62 tahun), Kloter 91 Kabupaten Jember

12. Mat Sahid (79 tahun), Kloter 30 Kabupaten Lamongan

Sementara jemaah wafat di embarkasi atas nama Tini Atmin (56 tahun), Kloter 43 Kabupaten Gresik, akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.